Apartemen di Selatan Jakarta Masih Diminati Ekspatriat - Kompas.com

Apartemen di Selatan Jakarta Masih Diminati Ekspatriat

Kompas.com - 13/02/2018, 16:01 WIB
Ilustrasi apartemen.vkyryl Ilustrasi apartemen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak salah bila konsultan properti Colliers Indonesia menyebut pasar sewa hunian bagi kalangan ekspatriat mulai pulih pada semester kedua 2017.

Setidaknya, hal ini dirasakan oleh pengembang apartemen The Izzara yang berada di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Baca juga : Generasi 90-an Cenderung Memilih Rumah Ketimbang Apartemen

Executive Director The Izzara Winarti Indrajaya mengaku, dari sekitar 500 unit hunian yang ditawarkan pada South Tower dan North Tower, ada beberapa yang disewa oleh kalangan ekspatriat.

"Memang kan mereka tidak bisa beli properti, tapi lewat perusahaan. Ada beberapa perusahaan yang sudah bertanya kepada kami," kata Winarti di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Winarti enggan menyebutkan angka pasti hunian yang disewa kalangan ekspatriat. Hanya, dari total unit yang dijual, saat ini sudah sekitar 80 persen yang terjual di kedua tower, yakni North Tower dan South Tower.

Untuk North Tower, mayoritas pembeli adalah kalangan investor yang berasal dari luar DKI Jakarta dan Jakarta Utara.

Sementara untuk South Tower mayoritas pembeli adalah end user dari kelompok generasi kedua dalam keluarga.

"Artinya, mereka yang tinggal di daerah Senopati, yang terbiasa tinggal di rumah besar-besar itu yang beli. Kita sendiri lebih banyak orang yang mau pakai (yang beli), perbandingnannya sekitar 60:40 lah," kata dia.

President Director The Izzara Yogi Darmawan mengatakan, sejak ditawarkan pada 2015, sudah terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan.

"Dulu waktu ditawarkan Rp 21 juta per meter persegi, sekarang sudah mencapai Rp 40 juta per meter persegi," kata dia.

Salah satu faktor pendorong kenaikan harga yang cukup signifikan yaitu sejumlah proyek infrastruktur di sekitar kawasan tersebut yang hampir rampung seperti Tol Depok-Antasari dan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Lebak Bulus-Kuningan.


Komentar
Close Ads X