Pengembang Bersaing Patok Harga Apartemen di Kawasan Strategis - Kompas.com

Pengembang Bersaing Patok Harga Apartemen di Kawasan Strategis

Kompas.com - 09/02/2018, 13:45 WIB
Pameran properti Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (9/2/2018).Dok Primer Eka Properti Pameran properti Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (9/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai pulihnya pasar apartemen menjadi momentum pengembang untuk mengejar penjualan di awal tahun, salah satunya melalui pameran properti. Catatan penjualan apartemen tumbuh signifikan pada kuartal IV tahun 2017.

PT Primer Eka Properti, pengembang apartemen siap huni Victoria Square di koridor Jalan Gatot Subroto misalnya, langsung membuka layanan kepastian pemesanan unit apartemen tersebut di stan pameran Indonesia Properti Expo 2018 di Jakarta Convention Center – Senayan, Jumat (9/2/2018) pagi.

Sebagai daya tarik, Head of Marketing & Promotion Apartemen Victoria Square Ferawaty Tanu Setiawan, mengaku berani menawarkan tawaran cicilan di bawah Rp 2 juta per bulan. Dia mengklaim harga ini sangat bersaing untuk apartemen di kawasan bisnis Jl Gatot Subroto.

"Artinya, cicilannya hampir sama dengan harga sewa kamar kos. Konsumen juga langsung bisa menempati apartemen strata title ini setelah pembayaran uang muka 5 persen dari harga hunian," ujar Ferawaty.

PT Primer Eka Properti sendiri merupakan konsorsium pengembang Pulan Intan dan Terry Palmer Group. Proyek yang mereka kembangkan ini dibangun bertahap untuk tiga menara (tower) setinggi 20 lantai di lahan sekitar 2,5 hektar.

Ferawaty menuturkan, hunian tipe 2 kamar di apartemen ini dipasarkan mulai Rp 500 hingga Rp 900 jutaan. Total unit di menara pertama itu ada 790 hunian, 12 ruko dan 30 kios di lantai satu dan dua. 

"Kami menawarkan tempat tinggal atau sarana investasi untuk kalangan milenial. Nantinya penghuni tidak hanya diuntungkan dari kenaikan harga lahan dan jual properti (capital gain) maupun sewanya (yield) yang bergerak naik sejalan dengan pertumbuhan infrastruktur di kawasan Gatot Subroto," ujarnya.

Berdasarkan data Jones Lang LaSalle, penjualan apartemen tumbuh signifikan pada kuartal IV tahun 2017, yakni sebanyak 1.300 unit apartemen yang terjual selama periode Oktober-Desember 2017.

Pertumbuhan penjualan itu paling banyak berlaku pada sejumlah unit yang lebih kecil dan harga lebih murah. Selain itu, daya utama pembeli apartemen adalah pengembang yang sudah menyandang nama besar dan kemudahan akses terhadap infrastruktur.

Jones Lang LaSalle mencatat, penjualan paling kuat terjadi pada proyek-proyek yang bercokol di lokasi-lokasi strategis di pusat Jakarta.


EditorLatief
Komentar
Close Ads X