Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Operasionalisasi Tol Bawen-Salatiga Sempat Molor, Ini Sebabnya

Kompas.com - 20/09/2017, 12:32 WIB
Kontributor Ungaran, Syahrul Munir

Penulis

UNGARAN, KompasProperti - Masyarakat terutama para penglaju antar kedua wilayah kota besar di Jawa Tengah, yakni Semarang dan Solo sangat menantikan dioperasikannya ruas jalan Tol Bawen-Salatiga.

Jalan bebas hambatan sepanjang 17,6 kilometer ini sudah rampung pekerjaan fisiknya dan segera dibuka untuk umum. Namun hingga awal September lalu, tak kunjung dibuka.

Baru pada Jumat (15/9/2017) kemarin, penantian ini terjawab. Tepat pukul 16.00 wib, seksi III Jalan Tol Semarang-Solo ini resmi dibuka.

Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai

Baca: Jalan Tol Bawen-Salatiga Dibuka Gratis untuk Mobil Golongan II

Masyarakat menyambut gembira, kendati masih terbatas untuk kendaraan kecil golongan I seperti sedan, jip, mobil bak terbuka, kecuali jenis bus dan truk. Terlebih selama sepekan, tarifnya masih digratiskan.

Direktur Utama Trans Marga Jateng (TMJ) Yudhi Krisyunoro tak menampik ada kesan operasionalisasi ruas tol panoramic Bawen-Salatiga ini molor.

Baca juga: Kronologi Satpam RS di Bekasi Dianiaya Keluarga Pasien hingga Kejang

Yudhi mengungkapkan, ada aturan baru dalam uji kelaikan jalan sehingga jadwal pengoperasian jalan tol Bawen-Salatiga otomatis juga mundur.

"Sebenarnya bukan hambatan, tetapi lebih kepada adanya aturan baru dalam uji laik yang harus kami ikuti," kata Yudhi, Selasa (19/9/2017) petang.

Pada aturan baru tersebut jelasnya, ada nilai tambahan tahapan uji laik tol. Yakni uji laik jembatan dan terowongan dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan (KKJT).

Baca juga: Habisi Jurnalis Juwita di Atas Mobil, Oknum Anggota TNI AL Peragakan 33 Adegan

"Sebelumnya hanya cukup uji laik fungsi dan uji laik operasi," jelasnya.

Yudhi mengungkapkan, uji laik jembatan tersebut meliputi 9 titik overpass perlintasan jalan dan underpass perlintasan jalan, 2 overpass perlintasan orang, 4 underpass perlintasan orang, 3 jembatan sungai, dan 1 simpang susun.

"Mulai uji laik jembatan akhir Agustus 2017 dan baru terselesaikan pada sepekan yang lalu," ungkapnya.

Baca juga: Lulus Kuliah Jadi CPNS, Ini 10 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat

Selesainya uji laik jembatan pun beriringan dengan PT TMJ menerima Sertifikat Laik Operasi Jalan Tol Semarang-Solo dari Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nomor JL.03.04-P/339 tanggal 14 Sepetember 2017.

Yudhi bersyukur semua tahapan uji laik tersebut berlangsung lancar. Apalagi sudah turun Keputusan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bernomor 718/KPTS/M/2017 tertanggal 15 September 2017 tentang tarif tol.

"Sementara ini masih gratis. Pengenaan tarif akan berlaku mulai Jumat (22/9/2017) pukul 00.00 wib," tuntasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau