Catat, 28 Agustus Tol Bawen-Salatiga Beroperasi - Kompas.com

Catat, 28 Agustus Tol Bawen-Salatiga Beroperasi

Dani Prabowo
Kompas.com - 14/08/2017, 11:05 WIB
Suasana Gerbang Tol (GT) Salatiga Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran.KOMPAS.com/ RODERICK ADRIAN MOZES Suasana Gerbang Tol (GT) Salatiga Ruas Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (17/6/2017). Ruas tol ini akan dibuka secara fungsional pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

JAKARTA, KompasProperti - Setelah sempat dibuka sementara saat musim mudik Lebaran tahun 2017 ini, Tol Bawen-Salatiga akan dioperasikan dalam waktu dekat.

Tol sepanjang 17,57 kilometer tersebut merupakan salah ruas Jalan Tol Semarang-Solo sepanjang 72,64 kilometer.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menuturkan, Tol Bawen-Salatiga diresmikan dan dioperasikan pada 28 Agustus 2017.

"Akan kita resmikan setelah terbit sertifikat uji kelayakan jalannya. Kemarin sudah ada kunjungan lapangan untuk audit kelayakan jalannya oleh Komisi Keamanan Jalan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Kira-kira nanti keluar sertifikatnya sekitar tanggal 20 Agustus 2017" kata Basuki dalam keterangan tertulis, Minggu (13/8/2017).

Terkait tarif yang akan dibebankan, Basuki menyebut, saat ini masih dalam tahap evaluasi oleh Badan Pengatur Jalan Tol. Tarif akan diumumkan setelah sertifikat uji kelayakan diterbitkan.

PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Semarang-Solo sebelumnya mengusulkan, untuk tarif tol seksi III Semarang-Solo atau ruas Bawen-Salatiga Rp 1.000 per kilometer. Namun, usulan tersebut belum final.

Setelah ruas tersebut diselesaikan, tinggal Seksi IV Salatiga-Boyolali dan Seksi V Boyolali-Solo yang digarap.

Progres konstruksi kedua ruas sepanjang 32 kilometer itu, saat ini baru mencapai 15 persen dengan pembebasan lahan yang telah mencapai 98 persen.

"Melihat progres terkini, saya semakin optimis pada akhir 2018 seluruh Tol Trans Jawa akan tersambung dan telah operasional," kata Basuki.

Jalan Tol Semarang-Solo dengan total panjang jalan tol 72,65 Km terbagi atas beberapa seksi yaitu Seksi I Semarang-Ungaran (10,85 Km) beroperasi sejak November 2011, Seksi II Ungaran-Bawen (11,99 Km), beroperasi sejak April 2014, Seksi III Bawen Salatiga (17.57 Km) dengan progres konstruksi telah selesai 100 persen, Seksi IV Salatiga-Boyolali (24,50 Km) dan Seksi V Boyolali-Solo (7,74 Km).

Jalan Tol Semarang-Solo ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2018. Sebagai bagian dari Trans Jawa, jalan tol tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan yang terjadi di jalan nasional serta memberikan alternatif pilihan bagi pengguna jalan untuk menuju ke kota tujuan dengan lebih cepat, lebih aman, lebih lancar dan lebih nyaman.

PenulisDani Prabowo
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X