Tol Salatiga-Solo Sudah Dimulai, Trans Jawa Beroperasi Akhir 2018 - Kompas.com

Tol Salatiga-Solo Sudah Dimulai, Trans Jawa Beroperasi Akhir 2018

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 14/08/2017, 11:21 WIB
Kendaraan pemudik terpantau ramai keluar di Gerbang Tol Salatiga, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017). Pemudik berasal dari Jalan Tol Bawen-Salatiga yang sudah difungsionalkan pada H-7.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Kendaraan pemudik terpantau ramai keluar di Gerbang Tol Salatiga, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (21/6/2017). Pemudik berasal dari Jalan Tol Bawen-Salatiga yang sudah difungsionalkan pada H-7.

SALATIGA, KompasProperti - Pemerintah memproyeksikan jalan Tol Trans Jawa yang terbentang sepanjang 661 kilometer dari Jakarta hingga Surabaya ini sudah bisa dioperasikan akhir 2018.

Saat ini tinggal menyisakan ruas Salatiga-Solo yang baru saja dimulai pembangunannya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, ruas tol Salatiga-Solo mempunyai panjang lintasan 31 kilometer. Saat ini untuk progres fisiknya baru mencapai sekitar 15 persen.

"Salatiga-Solo ini baru dimulai dengan land clearance (pembersihan lahan), kan lokasinya hampir sama dengan ruas Bawen-Salatiga ini," kata Basuki yang ditemui di acara Festival Jalan Tol (FJT) Jasa Marga yang digelar di ruas jalan tol Salatiga-Bawen, Minggu (13/8/2017) siang.

Dia berharap pada tahun 2018 ruas tol Salatiga-Solo yang menelan investasi hingga Rp 4 triliun ini akan dimulai pekerjaannya.

Basuki optimistis, dengan pembebasan lahan yang sudah mencapai 90 persen pada akhir tahun 2018 ruas tol Salatiga-Solo ini sudah bisa tersambung.

"Kalau Brebes-Semarang sebelum mudik Lebaran 2018 sudah bisa tersambung. Maka pada akhir 2018 sudah operasional. Berarti nanti akhir 2018 seluruh Trans Jawa akan selesai dan operasional," kata dia.

Basuki mengungkapkan, untuk ruas Bawen- Salatiga nanti akan diresmikan setelah Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengeluarkan sertifikat uji kelayakan jalannya dan fungsinya.

Dia memperkirakan sertifikat tersebut bakal dikeluarkan sekitar tanggal 20 Agustus ini. Selain sertifikat uji kelayakan jalan, BPJT juga akan mengkaji usulan mengenai tarif yang diajukan oleh TMJ selaku pengelola jalan Tol Semarang-Solo.

"Sudah ada kunjungan lapangan kemarin, nanti setalah 17 akan kita keluarkan sertifikatnya kalau itu laik. Dan kami rencanakan tanggal 28 akan dibuka resmi untuk masyarakat," imbuhnya.

Terlepas dari itu, Basuki mengapresiasi penyelenggaraan Festival Jalan Tol Jasa Marga ini sebagai bentuk pesta rakyat menyambut tersambungnya Jalan Tol Bawen-Salatiga.

Dia menilai, FJT bisa menjadi ajang untuk memperkenalan ruas tol Bawen-Salatiga yang terbentang sepanjang 17.6 kilometer ini.

"Kita mengapresiasi keindahan Jalan Tol Bawen-Salatiga, keindahan alam dan lingkungannya sangat baik, serta didukung dengan kualitas jalan yang di atas rata-rata," kata Basuki.

 

PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X