Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lagi, Gedung Ambruk Tewaskan Puluhan Orang

Kompas.com - 30/09/2013, 11:47 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

MUMBAI, KOMPAS.com - Tragedi Rana Plaza di Banglades yang menewaskan sekitar 700 orang Mei 2013, terulang kembali. Kali ini, terjadi di distrik keuangan, Mumbai, India. Sebanyak 61 orang tewas dan 31 terluka akibat ambruknya gedung lima lantai, Jumat (27/9/2013).

Menurut Juru Bicara Municipal Corporation of Greater Mumbai (MCGM), sebuah lembaga swadaya masyarakat setempat, Vijay Khabale Patil, gedung berumur 30 tahun tersebut ambruk saat sebagian besar dari 115 penghuninya berada di dalam.

Gedung ini termasuk dalam daftar yang harus mengalami perbaikan segera dan seharusnya sudah dikosongkan sejak April 2013 lalu.

Runtuhnya bangunan ini menambah daftar panjang catatan buruk Mumbai. Sebanyak selusin bangunan ambruk dalam tiga tahun terakhir. Penyebabnya, apalagi kalau bukan kualitas konstruksi yang tidak memadai dan menyalahi aturan.

Proses evakuasi dan penyelamatan yang masih berlangsung menjadi tontonan ratusan warga. Mereka menyemut tempat kejadian di tengah-tengah permukiman padat, dekat pelabuhan di Mumbai Selatan.

Polisi telah menangkap seorang pengusaha pemilik kantor dan gudang di lantai dasar bangunan. Ia dicurigai melakukan pekerjaan renovasi ilegal yang memungkinkan terjadinya pelemahan struktur dan menyebabkan keruntuhan.

Guna menangani kasus ini lebih lanjut, otoritas setempat telah membentuk dua panel untuk menyelidiki dan menyurvei 56 bangunan lainnya yang masuk dalam status perbaikan mendesak. Panel ini, kata Patil, akan segera bekerja dan menyerahkan laporan mereka dalam 45 hari.

"Gedung yang bisa diperbaiki akan diperbaiki, yang lainnya akan dibongkar," ujarnya.


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bondowoso: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bondowoso: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tulungagung: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Tulungagung: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gresik: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Gresik: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com