Meski Banjir Insentif, Pasar Apartemen Surabaya Tetap Stagnan

Kompas.com - 31/08/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi apartemen SOHO. DOK. ShutterstockIlustrasi apartemen SOHO.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/2/PBI/2021 tentang Perubahan Ketiga atas PBI Nomor 20/8/PBI/2018 tentang Rasio LTV Untuk Kredit Properti.

Rasio FTV untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PBI LTV/FTV dan Uang Muka), ini berlaku efektif 1 Maret 2021.

Baca juga: Tingkat Hunian Perkantoran di Surabaya Merosot Akibat Pasokan Bertambah

Pada saat yang sama, banyak pengembang properti di Surabaya menghapus program promosi.

Akibatnya, pasar apartemen tetap lesu karena konsumen tidak bisa melihat manfaat dari langkah-langkah relaksasi pemerintah.

Oleh karenanya, para pengembang mengejar proyek pembangunan untuk mendapatkan insentif PPN dari pemerintah. Di sisi lain, masih banyak proyek properti dalam tahap finalisasi serah terima.

Pada Semester I, lima proyek telah diselesaikan antara lain Grand Dharmahusada Lagoon, Belleview Manyar, East Coast Mansion (Amor Tower), La Viz Mansion, The Residence (88 Avenue) dengan total 3.669 unit.

Penyelesaian ini dipicu oleh motivasi untuk memenuhi regulasi relaksasi PPN DTP. Total unit yang tersedia saat ini adalah 48.972, meningkat 8,1 persen.

Selain penambahan unit, pengembang juga menunda peluncuran proyek baru pada semester ini dan masih menahan proyek yang masih dibangun pada tahap awal untuk fokus memenuhi regulasi.

Akibatnya, lebih banyak pengembang yang akan berjuang untuk memenuhi target tahun penyelesaiannya.

Hingga Semester I, pasar apartemen Surabaya akan dimasuki 2.989 unit pasokan baru. Sementara hingga akhir 2021, terdapat 6.658 unit atau tiga kali lipat dari tahun 2020.

Namun, tahun 2022 hingga 2024, jumlahnya akan menurun hanya 3.000-4.000 unit yang akan selesai per tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Colliers
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.