Kompas.com - 16/08/2021, 21:00 WIB
Suku Baduy dalam di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Orang Baduy hari-hari ini sudah mulai tersentuh modernitas dan mengalami perubahan baik dari cara berpakaian hingga memiliki barang-barang modern. KRISTIANTO PURNOMOSuku Baduy dalam di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Orang Baduy hari-hari ini sudah mulai tersentuh modernitas dan mengalami perubahan baik dari cara berpakaian hingga memiliki barang-barang modern.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenakan pakaian adat suku Kanekes, Baduy, saat berpidato di gedung MPR dan DPR menjelang HUT ke-76 RI.

Pakaian adat Kanekes ini menarik karena kesederhanaannya, dan telah banyak diulas oleh pakar busana, dan juga pemerhati budaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, apakah Anda juga tahu bagaimana rumah tradisional Kanekes?

Anda mungkin pernah mendengar atau juga berkunjung ke rumah adat ini. Namun demikian, Kompas.com, menyajikan kembali apa dan bagaimana desain rumah tradisional ini.

Rumah suku Baduy merupakan tempat mereka beristirahat usai bekerja di ladang, berkumpul bersama dengan keluarga dan para tetangga. 

Baca juga: Arsitek China Rancang Atap Lipat Pasar Tradisional

Menurut Meiske Widyarti, Budi Indra Setiawan, Hadi Susilo Arifin, dan Arief Sabdo Yuwono dalam jurnal berjudul Ecohouse’s Concept in The Inner Baduy Community yang diterbitkan Institut Pertanian Bogor (IPB) Tahun 2011, setiap ruang memiliki fungsi yang erat dengan segala aktivitas selama berada dalam rumah.

Adapun ruang-ruang tersebut meliputi ruang tidur orang tua, anak laki-laki dan anak perempuan, ruang keluarga dan serambi.

Hal ini menunjukan bahwa rumah mempunyai kedudukan yang cukup berarti dalam kehidupan mereka, dan tentu saja rumah selalu terbuka bagi warga sekampung dan mereka merasa serasa seperti di rumah sendiri.

Seperti ruang untuk bersosialisasi dengan tetangga yaitu di Sosoro, Tepas dan Golodog.

Ruang golodog digunakan untuk bercengkerama dengan tetangga dekat, ruang sosoro digunakan untuk menerima tamu biasa yang bukan warga sekampung/sedesa, sementara ruang tepas digunakan untuk menerima tamu sekampung/sedesa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.