ITDC Kembali Lakukan Penataan Area UKM di Kawasan The Nusa Dua

Kompas.com - 04/08/2021, 16:30 WIB
Panataan area di Kawasan The Nusa Dua Bali ITDCPanataan area di Kawasan The Nusa Dua Bali

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), kembali melakukan penataan area usaha Kelompok Usaha Kecil Mikro (KUKM) yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pantai di Kawasan The Nusa Dua.

Penataan area usaha ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, meliputi penataan fisik atau penataan sarana, yang didukung oleh penataan non-fisik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan hingga akhir Juli 2021 ITDC telah menyelesaikan penataan fisik pada area usaha Paguyuban Sekar Sandat yang berlokasi di antara Club Med Bali dan Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort Kawasan The Nusa Dua.

Baca juga: 15 Hotel di The Nusa Dua Bali Mulai Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Menurutnya, penataan yang dilakukan itu meliputi pembangunan kios berjualan, pembangunan toilet dan shower, pembenahan tempat massage serta penyediaan tempat cuci tangan.

"Penataan dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan dengan penataan pada Paguyuban Pedagang Pantai lainnya sesuai kebutuhan, baik dari sisi bangunan, tampilan serta standar layanan terhadap wisatawan di The Nusa Dua," kata Ardita dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Rabu (04/08/2021).

Selain itu untuk mendukung penataaan fisik tersebut, dilakukan juga penataan non fisik berupa penyiapan panduan tata kelola operasional Paguyuban Pedagang Pantai yang memuat Standard Operating Procedure (SOP).

Demikian juga dengan panduan beraktivitas dalam kawasan bagi kelompok usaha yang tergabung, serta aturan pemanfaatan atas fasilitas yang diberikan.

Panduan ini ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2021 untuk selanjutnya disosialisasikan kepada seluruh anggota paguyuban.

Paguyuban Pedagang Pantai di Kawasan The Nusa Dua merupakan kelompok masyarakat desa penyangga yang dahulu berprofesi sebagai nelayan dan pedagang pantai yang kemudian direlokasi dalam suatu lokasi di antara lot-lot hotel dan fasilitas yang berhadapan dengan pantai Kawasan The Nusa Dua.

Terdapat sembilan kelompok Paguyuban Pedagang Pantai dengan total anggota kurang lebih 468 orang dengan berbagai jenis usaha mulai dari menjual souvenir, penyewaan papan surfing, F&B, massage serta usaha lainnya untuk kebutuhan wisatawan di Kawasan The Nusa Dua.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.