Dukung Kawasan Industri Konawe, Pemerintah Bangun Jalan Lingkar

Kompas.com - 30/06/2021, 14:00 WIB
Proses pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dok. Kementerian PUPR.Proses pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Lingkar Kota Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang 33 kilometer.

Hal ini merupakan upaya untuk terus meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, disamping pembangunan jalan tol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan diharapkan dapat memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pengendara.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,” tutur Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR, Rabu (30/06/2021).

Baca juga: Indahnya Jalan Akses Wisata Rohani Patung Yesus Kristus yang Dibuat Berkelok

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara Yohanis Tulak Todingrara menjelaskan, pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari ini bertujuan untuk membagi volume kendaraan yang akan melintasi Kota Kendari.

"Khususnya, dari Pelabuhan Kendari ke Pusat Kawasan Industri Konawe, serta akses menuju ke Bandara Haluoleo dari Kabupaten Konawe dan Konawe Utara," jelas Yohanis.

Jalan Lingkar Kota Kendari nantinya juga akan menghubungkan Jembatan Teluk Kendari-Pelabuhan Bungkutoko (New Port Kendari)-Kawasan Industri Konawe di Morosi.

Selain itu, mendukung angkutan logistik kebutuhan masyarakat maupun pembangunan daerah di Provinsi Sultra.

Pembangunan jalan lingkar tersebut telah diinisiasi sejak tahun 2016 berupa kegiatan studi kelayakan, Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), dan penyusunan detail engineering design (DED).

Baca juga: Kolam Retensi Wanggu, Sistem Pengendali Banjir Kendari Tuntas November

Sejak tahun 2018-2019, pembebasan lahan dan pelaksanaan fisik berupa perkerasan aspal telah dimulai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari sekitar 12,24 kilometer.

Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari ini juga sudah dimulai oleh BPJN Sulawesi Tenggara menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 69,27 miliar dengan kontrak tahun jamak.

Jalan yang dibangun oleh PT Usaha Subur Sejahtera ini ditargetkan tuntas pekerjaannya pada tahun 2022. 

Yohanis mengungkapkan, progres konstruksi jalan lingkar telah memasuki pekerjaan penyiapan badan jalan, galian saluran drainase dan agregat kelas A. 

Dengan adanya jalan lingkar tersebut, kondisi jalan dalam kota Kendari juga bisa lebih awet, karena kendaraan besar memiliki jalur alternatif.

Hingga akhirnya diharapkan juga akan menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Dengan keberadaan jalan lingkar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif peningkatan ekonomi masyarakat setempat lewat pemerataan pembangunan dengan membuka peluang-peluang usaha.

Misalnya, membuka warung, restoran, dan usaha-usaha ekonomi baru.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.