Conveyor Belt dan Troli Sepeda Non-lipat Akan Disediakan MRT Jakarta

Kompas.com - 27/04/2021, 14:11 WIB
MRT Jakarta Akan Sediakan Lift Hingga Alat Pengangkut Sebagai Fasilitas Akses Sepeda Non Lipat MRT JakartaMRT Jakarta Akan Sediakan Lift Hingga Alat Pengangkut Sebagai Fasilitas Akses Sepeda Non Lipat

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta kembali melakukan sejumlah inovasi pengembangan jalur akses sepeda non-lipat di ratangga dan area stasiun MRT.

Pengembangan tersebut didasarkan pada sejumlah masukan dari berbagai komunitas dan masyarakat seperti ITDP, Bike2Work, dan Dishub DKI Jakarta.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan sejumlah pengembangan akses sepeda non-lipat di antaranya yaitu pemasangan conveyor belt (ban berjalan).

"Kami masih mengkaji. Jadi teman-teman sepeda yang menaiki keluar dari underground itu cukup meletakkan sepedanya nanti akan ada conveyor belt yang akan bawa sepeda itu ke atas," kata Effendi dalam diskusi virtual, Selasa (27/04/2021).

Baca juga: MRT Bundaran HI-Harmoni Ditargetkan Rampung April 2025, Ini Progresnya

Selanjutnya, MRT Jakarta juga akan memasang cart khusus sepeda yang terdapat di fitur eskalator. Pada tangga MRT akan terdapat semacam troli yang akan membawa sepeda naik ke atas.

Pengembangan selanjutnya, MRT akan menggunakan elevator atau lift eksisting dan troli yang ada saat ini sebagai alat yang digunakan untuk mengangkat atau menaikkan sepeda dari stasiun bawah tanah menuju ke atas permukaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Effendi mengaku, antusiasme masyarakat pengguna sepeda di MRT Jakarta kian meningkat. MRT mencatat peningkatan itu mencapai 208 sepeda per hari yang terjadi pada akhir pekan keempat Maret 2021.

"Target kami hanya 25 sepeda per hari tapi antusiasme publik sangat tinggi bahkan pernah mencapai sekitar 208 sepeda per hari. Tapi kami masih memantau selama tiga bulan ini, kami akan lihat apakah stabil atau tidak," imbuh Effendi.

Meski demikian, Effendi mengaku terdapat sejumlah masukan dan keluhan terkait fasilitas akses sepeda non-lipat yang ada saat ini.

Sebut saja aksesabilitas naik turun jalur akses sepeda yang masih berat, minimnya lokasi parkir sepeda di area MRT, kapasitas kereta khusus sepeda yang masih terbatas, jalur ramp licin hingga tempat parkir dengan sistem yang lebih aman, loker, tempat mandi, dan ruang ganti baju di stasiun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X