Rumah Subsidi di Bekasi Ini Dibanderol Rp 158 Juta

Kompas.com - 13/04/2021, 19:00 WIB
Mutiara Puri Harmoni 3, Cibarusah, Bekasi Vista Land GroupMutiara Puri Harmoni 3, Cibarusah, Bekasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Prospek pasar rumah sederhana atau rumah bersubsidi tahun 2021 diprediksi akan meningkat tajam.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini backlog rumah mencapai 11,4 juta unit, sebesar 80 persen di antaranya merupakan segmen untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Wajar jika dalam situasi ekonomi apa pun, pasar rumah subsidi relatif stabil dibandingkan dengan menengah atas yang sebagian besar tujuannya adalah investasi.

Umumnya, permintaan rumah subsidi sangat tinggi di sekitar kawasan-kawasan industri, seperti Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang.

Sebagaimana dikatakan Project Manager Perumahan Mutiara Puri Harmoni 3 Hanna Hoo, bahwa kawasan industri adalah pasar potensial bagi produk perumahan.

Baca juga: Rayakan Lebaran di Rumah Baru, Ini Rekomendasi Hunian Rp 300 Jutaan

"Mutiara Puri Harmoni 3, Cibarusah, Bekasi, yang dekat dengan MM2100 terserap oleh industri-industri tersebut," kata Hanna dalam keterangan tertulis, Selasa (13/04/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ribuan karyawan yang bekerja di industri-industri tersebut membutuhkan tempat tinggal dengan harga terjangkau.

"Mereka itulah target market Mutiara Puri Harmoni 3, yang memfokuskan pada rumah subsidi,"  imbuh Hanna.

Di samping bebas PPN 10 persen, insentif atau bantuan pemerintah melalui Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) juga sangat membantu dan berpengaruh dalam mengambil keputusan konsumen MBR membeli rumah.

SBUM yang dikucurkan sebesar Rp 4 juta, dapat memangkas uang muka konsumen menjadi lebih ringan.

"Insentif SBUM ini sangat signifikan mendongkrak transaksi Mutiara Puri Harmoni 3 awal tahun 2021. Februari hingga Maret mengalami peningkatan akad kredit sebanyak 94 unit,” ungkap Hanna.

Saat ini, Vista Land Group sebagai pengembang Mutiara Puri Harmoni 3 tengah memasarkan rumah tipe 28/60 dengan skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Harga yang dibanderol mulai Rp 158 juta hingga Rp 168 juta.

Mutiara Puri Harmoni 3 dikembangkan dalam 2 tahap. Tahap 1 seluas 13,7 hektar yang akan dibangun 1.339 unit dengan rumah terbangun sebanyak 651 unit.

Rencana tahun 2021 sebanyak 342 unit dengan progres 141 unit. Dan target akad kredit  sebanyak 400 unit.

Pengembangan berikutnya yakni Tahap 2 seluas 7,9 hektar sedang dalam proses legalitas. Dengan demikian Total Tahap 1 dan Tahap 2, lebih dari 2.000 unit.

Tahap 1 dari total 750 unit yang dibuka dan ditawarkan hingga Maret 2021 sudah terjual sebanyak 730 unit rumah.

"Tahun lalu saat perbankan sangat ketat menyalurkan KPR ke konsumen, hingga akhir 2020 kami berhasil mengakadkan konsumen lebih dari 600 unit rumah,” tutur Hanna.

Hanna pun optimistis, pasar rumah subsidi bakal terus meningkat. Oleh karena itu, dia berharap pemerintah memberikan relaksasi dan stimulus, terutama sektor perizinan.

Sebab selama ini prosesnya cukup panjang dan kebijakan di masing-masing daerah kadang bisa berbeda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X