5 Pilihan Rumah Subsidi, Lokasi Jabodetabek, Cicilan Mulai Rp 800.000 Per Bulan

Kompas.com - 04/02/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. PPDPP Kementerian PUPRIlustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan, harga jual rumah subsidi tahun 2021 tidak akan mengalami kenaikan.

Penetapan harga jual rumah subsidi ini akan menggunakan batasan harga jual rumah paling tinggi sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 242/KPTS/M/2020 Tahun 2020 dan Kepmen Nomor 587/KPTS/M/2019 Tahun 2019.

Penentuan harga jual rumah bersubsidi paling tinggi tahun 2021 ini mengacu pada beberapa pertimbangan.

Misalnya, tak terjadi kenaikan biaya konstruksi signifikan berdasarkan hasil survei harga bahan bangunan dan upah pekerja.

Baca juga: Harga Rumah Subsidi Tidak Naik

Untuk kawasan Jabodetabek, batasan rumah subsidi tidak akan lebih dari Rp 168 juta.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membeli rumah subsidi. Berikut ini Kompas.com sajikan lima pilihannya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Griya Nusa Indah

PT Ciputra Residence telah meluncurkan perumahan bersubsidi di kawasan Citra Maja Raya, Kabupaten Lebak, Banten, pada tahun 2019 lalu yaitu Griya Nusa Indah.

Klaster ini tersedia dalam dua pilihan yaitu tipe 22/60 seharga Rp 119 juta dan 27/60 seharga Rp 130 juta.

Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat membelinya dengan cara mencicil mulai dari Rp 996.000 hingga Rp 1,1 juta per bulan selama tenor maksimal 20 tahun.

2. Puri Arraya Tahap 2

Delta Group meluncurkan kompleks perumahan bersubsidi Puri Arraya Tahap 2 pada tahun 2020 yang berlokasi di Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada pengembangan tahap 2, Delta Group membangun sebanyak 1.400 unit rumah di atas lahan seluas 20 hektar.

Kompleks perumahan tersebut ditawarkan melalui skema pembiayaan perumahan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) untuk tipe Aster dengan dimensi 28/60 seharga Rp 167 juta.

Untuk mendapatkan hunian ini, konsumen perlu merogoh kocek untuk uang muka (down payment) atau DP sebesar Rp 6 juta dan masa tenor hingga 20 tahun, serta cicilan mulai dari Rp 800.000 per bulan.

Baca juga: Tak Biasa, Rumah Subsidi Rp 150 Juta Ini Bergaya Arsitektur Negeri Sakura

3. Bumi Srimahi Indah

PT Daya Mane Utama mengembangkan perumahan bersubsidi di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, bernama Bumi Srimahi Indah.

Perumahan bersubsidi ini dibanderol seharga Rp 168 juta untuk tipe luas bangunan 27 meter dan tanah seluas 60 meter persegi.

Pengembang menawarkan cicilan sebesar mulai Rp 900.000 per bulan dengan masa tenor 5-20 tahun, serta uang muka Rp 2,5 juta.

4. Green Babelan Asri

Selanjutnya, ada Green Babelan Asri. Kompleks perumahan ni dikembangkan oleh Sakura Sejahtera di Desa Babelan Bekasi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sama dengan Bumi Srimahi Indah, perumahan ini dibanderol seharga Rp 168 juta dengan satu pilihan tipe yakni, 30/60.

Dengan harga demikian, Anda perlu membayar uang muka sebesar Rp 2 juta. Adapun cicilan yang perlu dibayarkan mulai dari Rp 1,3 juta dengan rentang waktu hingga 20 tahun.

5. Puri Harmoni Pasirmukti

Terakhir, ada Puri Harmoni Pasirmukti yang dikembangkan oleh Vista Land Group.

Perumahan yang berlokasi di Jalan Raya Tajur Pasirmukti Citeureup, Bogor, Jawa Barat, ini dibanderol seharga Rp 168 juta untuk tipe 22/72.

Sementara itu, uang muka yang perlu Anda bayarkan sebesar Rp 8,5 juta, masa tenor 5-20 tahun, serta cicilan mulai dari Rp 800.000.

Puri Harmoni Pasirmukti dekat dengan Pasar Citeureup, Stasiun Nambo, serta Mal Cibinong.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X