Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/12/2020, 06:00 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT), langsung bergerak cepat menangani longsoran yang mengikis bahu jalan di ruas Jalan Trans-Timor di Desa Tuppan, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Sejumlah kendaraan pengangkut material dan alat berat diturunkan ke lokasi untuk membuat penahan sementara, guna mencegah terjadinya longsoran.

PPK 1.1 Satker PJN Wilayah Provinsi NTT Franky Simamora mengatakan, longsor terjadi akibat runtuhnya tembok penahan tanah.

"Tembok penahannya runtuh akibat gerusan air oleh derasnya aliran sungai di samping jalan saat curah hujan yang tinggi kemarin," kata Franky kepada Kompas.com, Rabu (30/12/2020) malam.

Baca juga: BPJN NTT Teken Kontrak Empat Paket Proyek Tahun 2021

Menurut Franky, penanganan longsor sedang dilakukan dengan pemancangan cerucuk kayu doklen sebagai pondasi.

Kemudian dilapisi dengan karung pasir (sandbag) sebagai penahan longsoran.

Franky menyebut, pekerjaan selanjutnya adalah penimbunan dengan material pilihan hingga perbaikan aggregate pada bahu jalan.

"Kita selalu berupaya untuk terjaganya fungsi jalur lalu lintas pada ruas jalan nasional khususnya ruas jalan Nasional dari Kupang menuju Kota Soe, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan," tutur Franky.

Penanganan saat ini sifatnya masih transisi, yang dipersiapkan menuju penanganan permanen pada tahun 2021 mendatang.

"Jadi penanganan permanen sedang dalam perencanaan," ujar dia.

Franky berharap, pada awal tahun depan sudah ada paket terkontrak melalui skema multiyears, sehingga segera dilaksanakan penangan permanen.

Pantauan Kompas.com, Rabu (30/12/2020), sebuah alat berat mulai memindahkan sekaligus membuat pemadatan material di sejumlah titik longsor.

Meski sedang berlangsung penanganan bahu jalan yang longsor, arus kendaraan tetap berjalan lancar melintasi ruas jalan nasional yang masih terlihat mulus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+