JAKARTA, KOMPAS.com - Harga sewa ruang perkantoran dunia kelas premium rata-rata mengalami penurunan sebanyak 3 persen selama setahun terakhir.
Director Global Research Jones Lang LaSalle (JLL) Jeremy Kelly mengatakan, hal ini menunjukkan adanya ketangguhan ruang kerja berkualitas.
"Saat kondisi pasar mulai beradaptasi dan kembali pulih, kami mengantisipasi baik investor maupun penyewa akan mencari perkantoran premium," ujar Jeremy dalam laporannya, Rabu (23/12/2020).
Selain itu, pasar kelas ini juga menawarkan ruang kolaborasi yang berfungsi sebagai tempat bersosialisasi serta pusat inovasi.
Baca juga: Biaya Desain Kantor Tahun 2021 Diprediksi Naik, Tokyo Termahal
Menurut dia, sektor perbankan dan keuangan serta para penghuni perkantoran premium akan menjadi pendorong permintaan sewa diikuti oleh perusahaan teknologi yang aktif di kota-kota besar dunia.
Meski mengalami penurunan, kawasan Central di Hong Kong nyatanya masih memimpin harga sewa perkantoran kelas premium di dunia sebesar 240 dollar AS per meter persegi atau sekitar Rp 3,4 juta.
Kemudian, disusul Midtown di New York seharga 235 dollar AS atau setara Rp 3,3 juta dan Finance Street di Beijing sebesar 192 dollar AS atau ekuivalen Rp 2,72 juta.
Berikut ini 10 kawasan teratas harga sewa perkantoran kelas premium dunia (per meter persegi):
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.