Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Hanya Jakarta, Perkantoran Asia Pasifik Anjlok 56 Persen

Kompas.com, 19 Agustus 2020, 14:54 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memaksa sektor perkantoran di seluruh kawasan Asia Pasifik makin tertekan.

Menyusul laporan Colliers International yang menunjukkan tingkat serapan pada kuartal II-2020 anjlok 56 persen di 19 pasar perkantoran Asia Pasifik.

Tekanan berat tak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di Singapura, Seoul, Tokyo, Bangalore, Hong Kong, dan China, yang ditandai dengan penyerapan negatif.

Secara aktual, permintaan juga berada di bawah tekanan meskipun Colliers memproyeksikan Asia Pasifik akan mengalami peningkatan secara bertahap hingga akhir tahun.

Khusus China, sebagai episenter pertama kali Covid-19 menyebar, permintaan juga merosot drastis 41 persen menjadi 4,03 juta meter persegi.

Baca juga: Grup Mulia Kuasai 6,2 Persen Perkantoran di CBD Jakarta

Direktur Eksekutif Riset Colliers International Asia Pasifik Andrew Haskins mengatakan, secara keseluruhan, pasar perkantoran Asia Pasifik berada di bawah tekanan dengan rendahnya permintaan dan tingginya pasokan baru.

"Kondisi ini memberikan kesempatan kepada pengelola dan pemilik perkantoran memberikan penawaran bagus kepada penyewa. Seperti halnya di pusat Kota Hong Kong, Shanghai, dan Shenzhen," kata Haskins dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (19/8/2020).

Colliers memperkirakan pasokan besar akan terjadi pada tahun 2020 dan 2021, dengan agregat baru pada kuartal II setara dengan sekitar tiga kali tingkat serapan.

Kota-kota di India seperti Delhi dan Bangalore merupakan pendorong utama pasokan baru, selain CBD Melbourne, Tokyo, dan Seoul yang juga terhitung kuat.

Colliers mengharapkan pasokan ruang kantor Asia Pasifik secara agregat menjadi 2,8 kali penyerapan pada tahun 2020.

Baca juga: Sektor Perkantoran Jakarta Merana, Serapan Negatif, Harga Sewa Turun

Turunnya tingkat serapan ini berdampak pada tarif sewa yang juga ikut merosot sepanjang semester I-2020.

Penurunan tarif sewa efektif hingga lima persen ini akan terus berlanjut pada semester II -2020.

Tingkat kekosongan

Tak ayal, tingkat kekosongan atau vacancy rate juga bakal terus meluas dengan angka bersih bertambah hingga 11,4 persen. 

Tingkat kekosongan ini akan mencapai puncaknya pada akhir 2022 dengan pertumbuhan mencapai 14,5 persen.

Angka ini akan sedikit berkurang menjadi 13,3 persen pada 2024. Bagi pemilik gedung, ini berarti periode berkelanjutan hampir tiga tahun, di mana banyak pasar Asia Pasifik akan terus berburu penyewa.

Hal ini sekaligus memberikan kesempatan bagi pemilik gedung untuk mengunci transaksi dengan strategi jangka panjang.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau