Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKEA Bangun 162 Rumah Murah

Kompas.com - 25/11/2020, 09:09 WIB
Ardiansyah Fadli,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber Dezeen

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang perumahan murah BoKlok, yang dimiliki bersama oleh IKEA dan Skanska, telah menandatangani kesepakatan dengan dewan pemerintah daerah Worthing di West Sussex untuk membangun perumahan modular murah di selatan Inggris.

Rumah modular atau prefabrikasi adalah rumah yang kontruksi pembangunannya cepat karena menggunakan modul hasil fabrikasi industri.

Dengan model modular ini, pengembang tidak membutuhkan waktu lama untuk membangun perumahan.

Hal itu karena bentuk rumah tersebut dapat dirancang sebelumnya, kemudian bisa langsung dirakit dan dipasang di lokasi pembuatan perumahan.

Baca juga: Restoran dan Cafe IKEA Raih Sertifikasi Halal dari MUI

Dewan Worthing telah menyetujui rencana anak perusahaan IKEA tersebut untuk membangun 162 rumah di atas tanah yang dimilikinya.

Rencanya bangunan rumah pertama tersebut akan mulai tersedia pada 2021 mendatang.

Nantinya dewan atau parlemen Worthing akan mendapatkan pembagian 30 persen dari total 162 rumah yang dijual dan dijadikan sebagai perumahan sosial.

Pembagian tersebut dilakukan sebagai imbalan atas izin penggunaan tanah yang diberikan kepada pengembang. Sementara 70 persen perumahan sisanya akan dijual kepada publik.

BoKlok menetapkan harga terendah dengan menghitung gaji rata-rata karyawan yang bekerja penuh waktu.

Kemudian mereka menghitung hipotek properti selama 25 tahun yang dapat dikelola setelah pajak dan biaya hidup bulanan yang telah dipotong.

BoKlok membatasi penjualan dengan satu orang hanya dapat memiliki satu unit.

Tak hanya itu, BoKlok bahkan memberikan pembatasan waktu penjualan terhadap properti yang dibangunnya. Hal itu tentu saja untuk mencegah orang menggunakannya sebagai properti investasi.

Berdasarkan laporan dewan pemerintah daerah setempat bahwa pembangunan perumahan ini akan menjadi percontohan perumahan komersil atas kerjasama antara dewan pemerintah daerah Worthing dengan pihak swasta yaitu BoKlok.

Karenanya, jika proyek pembangunan ini behasil, keduanya akan kembali mengadakan perjanjian kerja sama baru untuk membuat sebanyak 500 rumah atau apartemen lagi di daerah tersebut.

"Worthing dan BoKlok akan bekerja sama dalam pengadaan tanah, pengurusan izin perencanaan dan pengembangan situs serta pengiriman perumahan," seperti dikutip dari Dezeen, Rabu (25/11/2020).

Halaman:
Sumber Dezeen
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com