Rambah Bisnis E-Logistic, Pelindo Jadi Pionir di BUMN Pelabuhan

Kompas.com - 18/11/2020, 07:34 WIB
Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1 Prasetyo (kanan) dan Chief Executive Officer Haistar Donny Maya Wardhana (kiri) menandatangani MoU Pengelolaan Fulfillment Service di Jakarta, Selasa (17/11/2020) Dok: Pelindo 1Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1 Prasetyo (kanan) dan Chief Executive Officer Haistar Donny Maya Wardhana (kiri) menandatangani MoU Pengelolaan Fulfillment Service di Jakarta, Selasa (17/11/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Menggandeng dua perusahaan logistik yakni PT Bintang Dagang Internasional (Haistar) dan PT Inti Digital Logistik (LODI), PT Pelabuhan Indonesia ( Pelindo) 1 (Persero) mengembangkan e-commerce yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Harapan dari kerja sama, Pelindo tercatat sebagai BUMN pengelola pelabuhan pertama di Indonesia yang fokus mendukung pengembangan bisnis e-logistic.

Sebagai bentuk keseriusan, Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1  Prasetyo menandatangani Memorandum of Understanding pengelolaan fulfillment service dengan Chief Executive Officer Haistar Donny Maya Wardhana pada Senin (16/11/2020). 

Prasetyo menjelaskan, penjajakan kerja sama meliputi penyediaan gudang, manajemen pergudangan dan pengiriman barang yang berhubungan dengan bisnis e-commerce di pelabuhan-pelabuhan milik Pelindo 1 maupun pelabuhan di seluruh wilayah di Indonesia.

Baca juga: Edy Rahmayadi Minta Pemkot Medan dan Pelindo 1 Bangun Rusun di Belawan

Pihaknya juga akan fokus ke bisnis e-logistic melalui kerja sama dengan pelaku bisnis logistik internasional.

“Sinergi yang sangat baik dengan mengoptimalkan seluruh potensi logistik dengan pemanfaatan IoT (Internet of Things), selaras dengan semangat Pelindo 1 untuk mengembangkan Kualatanjung sebagai Indonesia’s Logistics and Supply Chain Hub,” kata Prasetyo, Selasa (17/11/2020).

Dia melanjutkan, Pelindo 1 terus melakukan inisiatif dan terobosan baru guna mendorong kinerja perseroan sekaligus berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Ke depannya, ingin bekerja sama dengan pemain logistik internasional seperti DHL, Amazone dan Alibaba," sambung Prasetyo. 

Sebelumnya, Pelindo 1 juga berinovasi mengembangkan layanan digital seperti e-pass, e-ticketing dan e-berthing di terminal penumpang Sri Bintanpura, Tanjungpinang, yang akan diterapkan di terminal penumpang Pelabuhan Tanjungbalai Karimun dan Dumai.

Terobosan baru ini membuat Pelindo 1 menjadi pionir untuk digitalisasi layanan di terminal penumpang dan juga logistik di Indonesia.

Sementara itu, Haistar merupakan perusahaan e-logistic yang berdiri sejak April 2018. Memiliki fleksibilitas yang memungkinkan pemilik bisnis berkolaborasi dengan partner Haistar di kota manapun di Indonesia dan Asia Tenggara. 

“Kami bersyukur telah menandatangani MoU dengan perusahaan besar seperti Pelindo 1 sebagai mitra bisnis untuk berkolaborasi mengembangkan bisnis logistik khususnya UMKM,” kata Donny.

Sedangkan LODI Indonesia merupakan perusahaan logistik berbasis teknologi yang berdiri sejak 2018, berpengalaman di bidang industri logistik dan sistem informasi digital.

"Kesempatan yang sangat baik bagi LODI bisa bekerja sama dengan Pelindo 1 dalam pengelolaan fulfillment service yang berhubungan dengan e-commerce dan mempercepat rencana kami untuk ekspansi ke luar Pulau Jawa,” ucap Zico.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X