Hanya Sehari, 141 Ruko Laku Terjual dengan Nilai Rp 250 Miliar

Kompas.com - 17/11/2020, 16:09 WIB
Pisa Grande Tahap 2, Gading Serpong, Banten Paramount LandPisa Grande Tahap 2, Gading Serpong, Banten

JAKARTA, KOMPAS.com - Paramount Land mencatat penjualan ruko Pisa Grande Tahap 2 sebanyak 141 unit dengan nilai Rp 250 miliar.

Penjualan ini dilakukan secara virtual pada Minggu, 15 November 2020. 

Pisa Grande merupakan business center baru di Gading Serpong yang dikembangkan di kawasan Il Lago.

Associate Director Paramount Land M Nawawi menjelaskan, pergerakan bisnis yang berubah  pada masa pandemi, membawa ruang usaha atau bisnis tidak lagi memerlukan ukuran besar.

Segala kegiatan usaha dan aktivitas kini dapat dilakukan secara virtual, dengan konsep dan ukuran yang compact, namun dapat menampung segala kebutuhan usaha.

Baca juga: Lansir 39 Rumah Baru, Paramount Incar Penjualan Rp 70 Miliar

"Pisa Grande Tahap 2 mengikuti kesuksesan Pisa Grande Tahap I," kata Nawawi dalam keterangan tertulis, Selasa (17/11/2020).

Pisa Grande Tahap 2 dibanderol dengan harga mulai dari Rp 1,23 miliaran (sudah termasuk PPN) per unit.

Sama halnya Pisa Grande Tahap 1, kawasan komersial Pisa Grande Tahap 2 akan diramaikan dan didukung oleh anchor tenant seperti Donburi Ichiya Japanese Rice Bowl, Doughnut and Cakery, modern carwash dan Alfamart yang akan segera dibuka sebelum serah terima unit.

Direktur Paramount Land Aryo Tri Ananto menambahkan, Pisa Grande dirancang dengan konsep mixed use serta multi akses (dapat dijangkau dari berbagai arah).

Bangunan komersial ini juga dilengkapi oleh fitur penunjang kegiatan usaha, seperti solar panel (untuk menghemat energi listrik) dan akses internet berkecepatan tinggi.

Pisa Grande Tahap 2 tersedia dalam dua pilihan, yaitu bangunan tiga lantai dengan ukuran denah 5,5 x 11 meter dan 6,5 x 11 meter dan bangunan dua lantai dengan denah lebar 4,5 meter dan panjang bervariasi mulai 9-12 meter.

Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho menjelaskan bahwa, ada beberapa hal utama yang menjadi pertimbangan ketika memulai suatu usaha.

Pertama lokasi yang sudah terbentuk, kedua tingkat hunian tinggi, dan potensi trafik yang sudah ramai.

"Tempat usaha yang tepat tentunya akan memberikan keuntungan yang berlipat. Kami selalu berusaha menangkap kebutuhan konsumen akan produk properti saat ini, dan memberikan dukungan hadirnya peluang usaha baru untuk berkembang bersama," tuntas Ervan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X