Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wabi-sabi, Inspirasi Desain Interior Jepang yang Makin Digandrungi

Kompas.com, 11 Agustus 2020, 18:47 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Anda mungkin punya ide unik untuk menciptakan dekorasi rumah yang tak biasa.

Ada beberapa pilihan dekorasi rumah yang bisa Anda terapkan seperti Japandi, Skandinavia, dan terbaru adalah "Wabi-sabi".

Inspirasi desain asal Jepang ini makin digandrungi karena mengakomodasi kepraktisan, kesederhanaan, dan tidak terlalu teratur.

Lantas, apa itu "Wabi-sabi"?

"Wabi-sabi" merupakan istilah Jepang yang pada dasarnya memiliki arti "menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan".

"Wabi" mengacu pada hidup dengan kerendahan hati dan kesederhanaan sambil menyatu dengan alam.

Sementara "sabi" didefinisikan sebagai kemampuan untuk menerima siklus hidup sebagaimana adanya.

Baca juga: Desain Ikigai, Rahasia Panjang Umur Masyarakat Jepang

Dalam konteks desain interior dan dekorasi, desain wabi-sabi merupakan rumah yang mencakup keaslian, menemukan nilai hidup, serta menemukan kedamaian dan ketenangan secara keseluruhan menggunakan kesederhanaan.

Daripada menambahkan setiap detail dengan hal baru yang terlihat glamor atau terobsesi untuk membuat setiap detail jadi terlihat sempurna, mengadopsi interior Wabi-sabi akhirnya menemukan harmoni secara natural dan ketidaksempurnaan.

Pendekatan semacam itu mungkin bisa menjadi penangkal untuk membatasi diri dari setiap kesempurnaan.

Jika Anda tertarik membawa desain interior rumah bergaya "Wabi-sabi", simak empat tipsnya berikut ini.

1. Rapikan setiap sudut rumah

Hanya karena pendekatan Wabi-sabi artinya menghargai ketidaksempurnaan, bukan berarti rumah Anda harus terlihat berantakan.

Rumah wabi-sabi justru harus terbebas dari kekacauan dan sangat terorganisasi. Sehingga, memberikan perasaan damai dan tenang bagi pemiliknya.

Baca juga: 5 Manfaat Cat Putih untuk Interior Rumah

Jika menyukai sifat estetika yang tak berlebihan, artinya Anda sudah di tengah jalan mendapatkan unsur rumah Wabi-sabi.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau