Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bakal Rusak, 5 Peralatan Dapur Tak Boleh Masuk Mesin Pencuci Piring

Kompas.com, 17 Juli 2020, 11:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jika Anda memiliki mesin pencuci piring, semua peralatan dapur memang sangat bagus diletakkan di sana dalam keadaan darurat.

Namun, perhatikan juga bahwa ada beberapa peralatan dapur yang benar-benar tidak boleh diletakkan ke dalam mesin pencuci piring, karena terbuat dari bahan yang mudah hancur.

“Bergantung pada bahannya, perkakas yang hanya dicuci dengan tangan mungkin akan berubah warna, berkarat, melengkung, atau retak pada mesin pencuci piring,” kata Senior Vice President Communication Brian Sansoni.

Baca juga: Cukup dengan 3 Bahan Alami, Microwave Bersih Secepat Kilat

Menurut Sansoni, jika Anda benar-benar ragu untuk mencuci peralatan tersebut, sebaiknya jangan pernah diletakkan di dalam mesin pencuci piring.

1. Peralatan kayu 

5 Barang Ini Jangan Dimasukkan di Mesin Pencuci Piringtrabelsiwooddesign.com 5 Barang Ini Jangan Dimasukkan di Mesin Pencuci Piring

Jangan pernah meletakkan berbagai peralatan dapur yang terbuat dari kayu ke mesin pencuci piring.

Menurut Sansoni, suhu panas dari mesin pencuci piring dapat menyebabkan peralatan kayu melengkung atau retak ketika dimasukkan ke dalamnya.

2. Bahan perak

Menurut Reichert dari The Green Cleaning Coach, lebih baik cuci peralatan perak secara halus yakni, menggunakan tangan.

Gunakan sabun lembut dan letakkan di rak pengeringan untuk menghindari tetesan air.

Baca juga: Jangan Pernah Letakkan 5 Barang Ini di Bawah Kasur Anda

3. Parutan kelapa

Mesin pencuci piring tidak akan mungkin menjangkau seluruh lapisan pada benda-benda seperti parutan kelapa karena memiliki banyak lubang kecil.

Lebih baik cuci pakai tangan karena dapat menjangkau seluruh lapisan parutan.

4. Pisau

Pisau, barang yang tak boleh diletakkan di mesin pencuci piring.foodandwine.com Pisau, barang yang tak boleh diletakkan di mesin pencuci piring.

Jangan salah, mencuci pisau di mesin pencuci piring justru akan membuatnya menjadi tumpul.

Baiknya, jika Anda mencuci pisau dengan tangan akan membantu membuatnya tajam lebih lama aman ketika digunakan.

5. Bahan plastik

Mungkin bahan seperti plastik tidak terduga akan masuk kategori menjadi salah satu barang yang boleh diletakkan di mesin pencuci piring.

Kenyataannya, plastik yang bersifat halus ini justru akan melebur dan mengering ketika dimasukkan ke dalam mesin pencuci piring.

Jadi, jangan pernah memasukkan plastik ke dalam mesin pencuci piring, ya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau