[POPULER PROPERTI] Pandemi Waktu yang Tepat Investasi Properti

Kompas.com - 13/07/2020, 08:02 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. PPDPP Kementerian PUPRIlustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aplikator properti Kuncii Robby S Irawan mengatakan Pandemi Covid-19 merupakan waktu yang pas untuk investasi di bidang properti.

Alasannya, Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) 19-20 Februari 2020.

Selanjutnya, pada RDG 18-19 Maret 2020, BI-Rate kembali turun 25 bps menjadi 4,50 persen.

Semua ini adalah upaya untuk memulihkan ekonomi yang berdampak pada upaya membangkitkan sektor properti.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Senin (13/7/2020).

Selengkapnya baca di sini Pandemi Waktu yang Tepat Investasi Properti, Ini Alasannya

Selama Pandemi Covid-19, masyarakat mulai memanfaatkan jasa ojek daring untuk membeli berbagai perlengkapan hingga mengirimkan barang

Kebiasaan baru ini semakin masif dilakukan terutama karena masyarakat mengurangi kegiatan di luar ruangan karena takut adanya penularan virus Covid-19.

Namun, kebiasaan ini menimbulkan beberapa isu baru, terutama terkait dengan privasi dan keamanan yang diikuti dengan isu penyediaan parkir sementara.

Mengapa hal tersebut terjadi?

Temukan jawabannya di sini Adaptasi Kebiasaan Baru, Keamanan Klaster Perumahan Jadi Isu Utama

Artikel terakhir adalah perpaduan kombinasi antara dua desain atau lebih pada sebuah hunian akan menghasilkan desain elektik kontemporer

Apakah Anda tertartik untuk menerapkan desain elektik kontemporer di rumah?

Intip inspirasinya melalui tautan ini Desain Interior Rumah Eklektik, Simpel tapi Mewah



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X