Selanjutnya, bersihkan konsol video game menggunakan cairan disinfektan.
Selain itu, menggunakan bola kapas juga bisa menjadi pilihan untuk membersihkan mainan ini.
Caranya, celupkan bola kapas ke dalam campuran cuka dan air atau ke alkohol.
Pastikan mengatasi area di semua tombol. Kemudian, bilas sisa air dengan kain dan biarkan hingga benar-benar kering sebelum memasangnya kembali.
3. Bantal
Barang yang berada di ruang tamu yang berpotensi kotor ialah bantal. Bantal sering terkena tumpahan teh, terinjak, dan pastinya digunakan sebagai alas untuk kepala.
Bahkan, yang lebih parah lagi juga sebagai alas untuk hewan peliharaan. Maka dari itu, Anda harus sering membersihkan sarung bantal.
Sebab, sarung bantal bisa menjadi tempat berkumpulnya jamur, dan bakteri, sampai ke dalam lapisan bantal.
Sejatinya, sarung bantal harus dibersihkan setiap dua hingga empat minggu dan begitu juga kapuknya harus dibersihkan setiap bulan.
Mudah saja untuk membuat bantal menjadi bersih, Anda bisa mencuci menggunakan tangan maupun mesin cuci.
4. Bahan pelapis mebel
Barang mebel tentu menggunakan bahan pelapis. Sama seperti bantal, bisa saja ketika Anda makan maupun minum, sering menumpahkannya.
Tak perlu khawatir, Anda bisa membersihkan bahan pelapis mebel tersebut menggunakan kain yang tidak terpakai.
Kemudian, tempatkan kain bersih tersebut dengan dengan larutan sabun cuci piring dan air. Jika kotorannya cukup banyak, Anda bisa menyikatnya hingga bersih.
Selanjutnya, gunakan vakum untuk mengangkat setiap kotoran pada pelapis mebel Anda secara teratur, sedikitnya satu kali dalam seminggu.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.