Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Pandemi Covid-19 masih belum terkendali, dan berpengaruh pada perekonomian secara makro, namun sejumlah pengembang memilih untuk tetap bertahan dan terus berproduksi.
Salah satunya adalah PT Adhi Commuter Prroperti (ACP).
Bahkan, dalam keterangannya kepada Kompas.com, Minggu (5/7/2020), pengembang pelat merah anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk ini optimistis dapat mendulang penjualan pada Kuartal II-2020 senilai Rp 150 miliar.
Sementara hingga akhir tahun 2020, ACP berani menargetkan penjualan hingga mencapai Rp 1,2 triliun.
Baca juga: Bertahan Saat Pandemi, Adhi Commuter Properti Manfaatkan Teknologi 360
Penjualan tersebut diharapkan dari proyek hunian dan komersial berkonsep Transit Oriented Development (TOD) LRT City di seluruh Jadebotabek, dan jaringan Grandhika Hotel Indonesia.
Sejumlah strategi pun diterapkan untuk merealisasikan target tersebut. Antara lain mempercepat pembangunan dan melaksanakan serah terima LRT City Bekasi Eastern Green.
Kemudian, bekerja sama dengan PT Sigmaeltra Propertindo untuk pengembangan kawasan perumahan Adhi City Sentul.
Menggandeng Aktivaku sebagai alternatif pembiayaan konsumen, merilis Elarte Sport Cafe di tiga lokasi LRT City Bekasi Eastern Green, LRT City Ciracas Urban Signature, LRT City Sentul Royal Sentul Park.
Selain itu, ACP juga melakukan intensifikasi kegiatan digital marketing di seluruh platform media sosial.
Sedangkan untuk memperkuat konstruksi finansial, ACP berencana melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 2021.
Direktur Utama ACP Rizkan Firman menuturkan persiapan IPO tersebut didukung oleh ekspansi sejumlah proyek LRT City dan juga perumahan tapak berbasis TOD.
Proyek terbaru perumahan Adhi City ini terkoneksi dengan LRT City Sentul Royal Sentul Park.
"Kawasan ini diharapkan menjadi kota masa depan yang terintegrasi dengan transportasi massal di kawasan Bogor," kata Rizkan.
Adhi City dikembangkan seluas 120 hektar yang mencakup perumahan dan sejumlah properti komersial.
Termasuk perkantoran, mal, hotel, rumah sakit, fasilitas pendidikan tinggi, dan ruko.
Untuk diketahui, tahun 2019 lalu ACP membukukan penjualaan 80-90 persen dari total target.
"Catatan ini yang membuat kami optimistis meski Pandemi belum berakhir. Dengan strategi bisnis kami yakin dapat merealisasikan pertambahan portofolio dan mencapai target," tuntas Rizkan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.