ACP Optimistis Raup Rp 150 Miliar Penjualan Kuartal II

Kompas.com - 05/07/2020, 17:46 WIB
Royal Sentul Park Adhi Commuter PropertiRoyal Sentul Park

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Pandemi Covid-19 masih belum terkendali, dan berpengaruh pada perekonomian secara makro, namun sejumlah pengembang memilih untuk tetap bertahan dan terus berproduksi.

Salah satunya adalah PT Adhi Commuter Prroperti (ACP).

Bahkan, dalam keterangannya kepada Kompas.com, Minggu (5/7/2020), pengembang pelat merah anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk ini optimistis dapat mendulang penjualan pada Kuartal II-2020 senilai Rp 150 miliar.

Sementara hingga akhir tahun 2020, ACP berani menargetkan penjualan hingga mencapai Rp 1,2 triliun.

Baca juga: Bertahan Saat Pandemi, Adhi Commuter Properti Manfaatkan Teknologi 360

Penjualan tersebut diharapkan dari proyek hunian dan komersial berkonsep Transit Oriented Development (TOD) LRT City di seluruh Jadebotabek, dan jaringan Grandhika Hotel Indonesia.

Sejumlah strategi pun diterapkan untuk merealisasikan target tersebut. Antara lain mempercepat pembangunan dan melaksanakan serah terima LRT City Bekasi Eastern Green.

Kemudian, bekerja sama dengan PT Sigmaeltra Propertindo untuk pengembangan kawasan perumahan Adhi City Sentul.

Menggandeng Aktivaku sebagai alternatif pembiayaan konsumen, merilis Elarte Sport Cafe di tiga lokasi LRT City Bekasi Eastern Green, LRT City Ciracas Urban Signature, LRT City Sentul Royal Sentul Park.

Selain itu, ACP juga melakukan intensifikasi kegiatan digital marketing di seluruh platform media sosial.

Sedangkan untuk memperkuat konstruksi finansial, ACP berencana melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 2021.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X