Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hilangkan Kesan Mistis dan Angker, Kuburan Ini Dicat Warna Warni

Kompas.com, 27 Juni 2020, 20:16 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Media sosial Twitter dihebohkan dengan pemandangan meriah Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dicat warna-warni.

Hal ini memunculkan kesan bahwa suasana mistis dan menyeramkan yang melekat di area pemakaman seketika hilang.

Banyak warganet berpendapat, pemakaman yang biasanya dikunjungi untuk melakukan ziarah justru mengundang masyarakat untuk berswafoto.

Lantas, di mana lokasi pemakaman yang tengah viral tersebut?

Berdasarkan hasil penelusuran Kompas.com, kompleks TPU tersebut berada di Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Baca juga: Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Siap Memakamkan Jenazah Korban Corona

Kompleks TPU yang dikenal dengan sebutan 'Makam Nguwot' ini didominasi dengan warna cerah seperti, kuning, hijau, ungu, merah muda, dan biru.

Pewarnaan Makam Nguwot dilakukan khusus untuk mengikuti Lomba Kebersihan Makam Tingkat Kota Madiun.

Penyelenggaraan lomba tersebut bertujuan untuk menjaga makam agar tetap bersih, rapi, terang dan jauh dari kesan menyeramkan.

Lomba tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) Kota Madiun, Jawa Timur.

Indikator penilaian pemakaman berupa administrasi, tingkat keindahan, kebersihan, serta peran masyakat dalam menjaga kebersihan makam.

Adapun tim penilai TPU tersebut dari Dinas Perkim, Dinas Lingkugan Hidup, Dinas Pertanian, dan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun.

Kehadiran makam berwarna-warni ini mengingatkan kita akan Kampung Jodipan di Malang, Jawa Timur.

Baca juga: Tak Mau Kalah dari Brasil, Indonesia Juga Punya Kampung Warna Warni

Kampung tersebut mengedepankan tampilan warna-warni bangunan dan menjadi tren di Indonesia sejak empat tahun lalu.

Penataan kampung ala Jodipan ini kemudian dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk menata kawasan permukiman padat lainnya daripada harus menggusurnya.

Selain Makam Nguwot, terdapat 9 makam lainnya di Kota Madiun yang ikut perlombaan sebagai berikut:

1. Makam Sobrah Moyo, Kelurahan Nambang Lor, Kecamatan Manguharjo,

2. Makam Jengglong, Kelurahan Winonggo, Kecamatan Manguharjo,

3. Makam Astrono Praloyo, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo,

4. Makam Sasono Mulyo, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman,

5. Makam Bulusari, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman,

6. Makam Umum Kradenan, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman,

7. Makam Njoyo, Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, dan

8. Makam Umum Selo, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Tawangharjo.

Hasilnya, Lomba Kebersihan Makam Tingkat Kota Madiun dimenangkan oleh TPU Makam Nguwot.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau