Hindari 4 Kesalahan Umum Ketika Menata Ruang Kerja di Rumah

Kompas.com - 23/06/2020, 12:30 WIB
Ilustrasi ruang kerja di rumah. mydomaine.comIlustrasi ruang kerja di rumah.

KOMPAS.com - Meski sebagian telah dibuka, beberapa kantor masih menerapkan aturan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran virus Corona di perkantoran karena banyaknya pegawai yang berkerumun.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, sebagian dari Anda mungkin memilih membangun ruang kerja baru di rumah.

Namun, perlu diketahui apakah ruang kerja yang Anda ciptakan di rumah sudah nyaman atau justru kontraproduktif.

Oleh sebab itu, ketahui kesalahan yang bisa terjadi ketika Anda menciptakan ruang kerja di rumah.

1. Ruang dengan sedikit pencahayaan

Percaya atau tidak, pencahayaan yang kurang dapat membuat suasana hati kurang bersemangat.

Oleh sebab itu, Anda perlu mendesain ruang kerja dengan banyaknya cahaya yang masuk.

Caranya, tempatkan ruang kerja dekat jendela yang memungkinkan Anda mendapatkan banyak cahaya alami dari sinar matahari.

2. Bentuk kursi yang kurang tepat

Tahukah Anda bahwa idealnya, kursi harus dibuat dengan struktur tegak dengan tinggi yang disesuaikan dengan tubuh.

Jika tidak, hal tersebut akan membuat Anda cenderung bermalas-malasan dalam bekerja dan memilih untuk bersantai.

Maka dari itu, Anda perlu meletakkan bentuk dan ukuran kursi yang tepat untuk mendukung aktivitas WFH.

Baca juga: Begini Cara Bikin Kamar Mandi Instagramable

3. Meja kerja tidak terlalu besar

Layaknya berada di kantor, Anda membutuhkan meja kerja dengan ukuran besar untuk menyimpan berbagai macam peralatan seperti laptop, buku, maupun alat tulis.

Jika meja kerja berukuran kecil, hal tersebut dapat memengaruhi suasana hati Anda karena pemandangannya akan terlihat sesak dan menumpuk.

Dengan memiliki meja kerja berukuran besar, Anda akan menempatkan peralatan kerja tanpa membuatnya terlihat menumpuk di depan mata.

4. Terlalu banyak aksesori

Kenyataannya, mendesain ruang kerja dengan banyak aksesori tidak akan membuat Anda bersemangat.

Sebab, terlalu banyak aksesori di meja kerja membuat Anda akan sibuk berfoto atau bahkan mengganggu aktivitas WFH.

Cukup letakkan beberapa aksesori saja untuk membuat Anda bersemangat. Karena, terlalu banyak meletakkan aksesori akan membuat meja kerja terlihat semakin menumpuk.

Ditambah, dengan adanya peralatan kantor yang lebih penting.



Sumber MYDOMAINE
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Apartemen
[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

Berita
Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Berita
Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Berita
Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Berita
Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Arsitektur
Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Kawasan Terpadu
Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Ritel
Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Berita
Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Perumahan
Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Berita
Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Berita
Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Berita
Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Berita
'Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group'

"Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group"

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X