Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Hindari 4 Kesalahan Umum Ketika Menata Ruang Kerja di Rumah

Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran virus Corona di perkantoran karena banyaknya pegawai yang berkerumun.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, sebagian dari Anda mungkin memilih membangun ruang kerja baru di rumah.

Namun, perlu diketahui apakah ruang kerja yang Anda ciptakan di rumah sudah nyaman atau justru kontraproduktif.

Oleh sebab itu, ketahui kesalahan yang bisa terjadi ketika Anda menciptakan ruang kerja di rumah.

1. Ruang dengan sedikit pencahayaan

Percaya atau tidak, pencahayaan yang kurang dapat membuat suasana hati kurang bersemangat.

Oleh sebab itu, Anda perlu mendesain ruang kerja dengan banyaknya cahaya yang masuk.

Caranya, tempatkan ruang kerja dekat jendela yang memungkinkan Anda mendapatkan banyak cahaya alami dari sinar matahari.

2. Bentuk kursi yang kurang tepat

Tahukah Anda bahwa idealnya, kursi harus dibuat dengan struktur tegak dengan tinggi yang disesuaikan dengan tubuh.

Jika tidak, hal tersebut akan membuat Anda cenderung bermalas-malasan dalam bekerja dan memilih untuk bersantai.

Maka dari itu, Anda perlu meletakkan bentuk dan ukuran kursi yang tepat untuk mendukung aktivitas WFH.

3. Meja kerja tidak terlalu besar

Layaknya berada di kantor, Anda membutuhkan meja kerja dengan ukuran besar untuk menyimpan berbagai macam peralatan seperti laptop, buku, maupun alat tulis.

Jika meja kerja berukuran kecil, hal tersebut dapat memengaruhi suasana hati Anda karena pemandangannya akan terlihat sesak dan menumpuk.

Dengan memiliki meja kerja berukuran besar, Anda akan menempatkan peralatan kerja tanpa membuatnya terlihat menumpuk di depan mata.

4. Terlalu banyak aksesori

Kenyataannya, mendesain ruang kerja dengan banyak aksesori tidak akan membuat Anda bersemangat.

Sebab, terlalu banyak aksesori di meja kerja membuat Anda akan sibuk berfoto atau bahkan mengganggu aktivitas WFH.

Cukup letakkan beberapa aksesori saja untuk membuat Anda bersemangat. Karena, terlalu banyak meletakkan aksesori akan membuat meja kerja terlihat semakin menumpuk.

Ditambah, dengan adanya peralatan kantor yang lebih penting.

https://properti.kompas.com/read/2020/06/23/123044821/hindari-4-kesalahan-umum-ketika-menata-ruang-kerja-di-rumah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar