Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Cara Ampuh Cegah Tikus Bersarang di Dapur

Kompas.com - 15/06/2020, 19:54 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dapur merupakan satu-satunya ruangan di dalam rumah yang digunakan untuk memasak makanan.

Oleh karena itu, pemilik rumah harus menjaga kebersihan dapur agar terhindar dari hewan yang paling sering menghampiri rumah, seperti tikus.

Jika tak dijaga kebersihannya, hewan kotor satu ini akan betah untuk tinggal berlama-lama dan bersarang di dapur rumah Anda.

Tak perlu khawatir, Kompas.com telah merangkum berbagai macam cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah tikus bersarang di dapur rumah.

Melansir Family Handyman, berikut empat tips pencegahan:

1. Tutup akses masuk

Tahukah Anda bahwa tikus akan sangat mudah masuk ke rumah jika terdapat sedikit lubang atau celah?

Bentuk tubuhnya yang elastis, memungkinkan tikus dengan sangat mudah masuk ke dalam lubang yang lebarnya kurang dari satu inci sekalipun, ditambah jika ada makanan yang membuatnya tertarik.

Oleh sebab itu, periksa seluruh bagian dapur Anda apakah ada lubang yang menjadi celah untuk tikus bergerak masuk ke rumah.

Sebaiknya, cek bagian kabinet, laci, bawah kompor, belakang kulkas, dan tempat tersembunyi lainnya yang berpotensi jadi akses masuk tikus.

2. Tutup rapat semua makanan

Hal paling mudah untuk menarik perhatian tikus adalah adanya sisa makanan di dalam dapur.

Maka dari itu, setelah memasak atau menyajikan makanan di dapur, Anda harus memastikan bahwa makanan yang dibuat telah tertutup rapat dengan sempurna.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Cegah Tikus Masuk Rumah Saat Musim Hujan

Jika tidak, tikus akan dengan mudah bersarang di dapur karena Anda memberikan peluang menyediakan makanan untuknya.

3. Pastikan dapur dalam keadaan bersih

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hingga 30 April, Tiket KA dari Surabaya dan Malang Diskon 20 Persen

Hingga 30 April, Tiket KA dari Surabaya dan Malang Diskon 20 Persen

Berita
Ketua Dewan Kawasan Aglomerasi DKJ Ditunjuk oleh Jokowi

Ketua Dewan Kawasan Aglomerasi DKJ Ditunjuk oleh Jokowi

Berita
Siap-siap, Bangunan Liar di Puncak Bogor Bakal Digusur

Siap-siap, Bangunan Liar di Puncak Bogor Bakal Digusur

Berita
Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Jokowi: Kalau Tidak Punya, Kita Kalah Saing

Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Jokowi: Kalau Tidak Punya, Kita Kalah Saing

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ciamis: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Ciamis: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Daerah yang Masuk Kawasan Aglomerasi DKJ Bisa Dapat Suntikan APBN

Daerah yang Masuk Kawasan Aglomerasi DKJ Bisa Dapat Suntikan APBN

Berita
Lahan Eks-HGU 250 Hektar di Ciawi Diserahkan kepada Masyarakat

Lahan Eks-HGU 250 Hektar di Ciawi Diserahkan kepada Masyarakat

Berita
Usai Tak Jadi Ibu Kota, Pembangunan di Jakarta Berbasis Kawasan Aglomerasi

Usai Tak Jadi Ibu Kota, Pembangunan di Jakarta Berbasis Kawasan Aglomerasi

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Garut: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Garut: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Incar Pasar Lokal dan Asing, Vila Mewah di Bali Ditawarkan Rp 7,5 Miliar

Incar Pasar Lokal dan Asing, Vila Mewah di Bali Ditawarkan Rp 7,5 Miliar

Hunian
IKEA Kembali Rilis Produk Lawas, Karya 4 Desainer asal Swedia

IKEA Kembali Rilis Produk Lawas, Karya 4 Desainer asal Swedia

Interior
Hilangkan Bau Tak Sedap dari Wastafel dengan 5 Langkah Ini

Hilangkan Bau Tak Sedap dari Wastafel dengan 5 Langkah Ini

Tips
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purwakarta: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purwakarta: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Karawang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Karawang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Segera Rampung, Ini Progres Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Jambi

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com