Saat "New Normal", Pengunjung Mal Dibatasi 50 Persen

Kompas.com - 26/05/2020, 13:57 WIB
Ilustrasi Underground Shopping Mall di Korea Selatan Patcharakorn Pemwattana / Shutterstock.comIlustrasi Underground Shopping Mall di Korea Selatan

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat untuk disiplin mematuhi aturan PSBB agar bisa kembali ke aktivitas semula meski dalam kondisi normal baru.

Menurut Anies, yang menentukan PSBB diperpanjang atau tidak itu bukan dari pemerintah atau para ahli, melainkan perilaku seluruh masyarakat di wilayah PSBB.

Baca juga: Bukan Hari Ini, Summarecon Mall Bekasi Buka Bertahap Mulai 8 Juni 2020

"Bila seluruh masyarakat memilih untuk taat maka PSBB bisa berakhir dan bila masyarakat mengabaikan maka terpaksa harus diperpanjang," kata Anies.

Sebelumnya, berdasarkan skenario pemulihan ekonomi Indonesia, pemerintah akan segera mengoperasikan kembali sejumlah sektor yang dibagi ke dalam beberapa tahapan.

Pada 1 Juni 2020, pemerintah akan mengizinkan kembali pembukaan operasional industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B), dengan tetap menerapkan social distancing. Kemudian pada 8 Juni 2020, toko, pasar, dan mal diperbolehkan beroperasi kembali.

Selanjutnya, pada 15 Juni 2020, tempat-tempat kebudayaan dan sekolah mulai dibuka kembali dengan tetap menerapkan social distancing dan beberapa penyesuaian.

Kemudian, 6 Juli 2020, difokuskan pada evaluasi terhadap pembukaan berbagai fasilitas, seperti restoran hingga tempat ibadah.

Adapun pada 20 Juli dan 27 Juli 2020 akan ada evaluasi penerapan pembukaan operasional ini.

Pemerintah pun berharap pada akhir Juli atau awal Agustus 2020 seluruh kegiatan ekonomi sudah dapat beroperasi dengan normal.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X