Meski Ada Pandemi Covid-19, Pendapatan Alibaba Naik 35 Persen

Kompas.com - 22/05/2020, 22:39 WIB
 Gedung Utama Alibaba Campus di distrik Xixi, Hangzhou, China. KOMPAS.com/YOGA SUKMANA Gedung Utama Alibaba Campus di distrik Xixi, Hangzhou, China.

Hal ini mendorong masyarakat mengadopsi dan melakukan transformasi digital sebagai kebutuhan.

Alibaba memiliki posisi dan kesiapan yang baik untuk membantu para pelaku usaha, baik kecil maupun besar dari berbagai industri, dalam mencapai transformasi digital yang dibutuhkan untuk melalui masa sulit dan tumbuh saat new normal.

Baca juga: Jack Ma Rilis Buku Panduan Pencegahan Covid-19 versi Bahasa Indonesia

Chief Financial Officer Alibaba Group Maggie Wu menambahkan, pertumbuhan pendapatan perusahaan didorong kinerja kuat bisnis ritel domestik dan pertumbuhan bisnis komputasi awan.

Tak hanya pendapatan, Alibaba juga mencatat pertumbuhan EBITDA yang disesuaikan sebesar 29 persen secara tahunan.

"Catata ini merefleksikan disiplin kami dalam mengalokasikan sumber daya ke area dengan pertumbuhan strategis serta mengoptimalkan biaya dan meningkatkan efisiensi," kata Maggie.

Walau pandemi memiliki dampak negatif pada bisnis perdagangan utama di China mulai akhir Januari, perusahaan melihat pemulihan terjadi secara simultan sejak Maret.

Maggie optimistis, berdasarkan analisis pada kondisi aktual, perusahaan dapat mencetak pendapatan senilai 650 Renminbi pada tahun fiskal 2021.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X