Editor
Ciri khas gaya interior minimalis ala Jepang berikutnya yang diterapkan di hunian ini adalah aksen kembali ke alam berupa penggunaan lantai kayu.
Lantai kayu tidak dipasang di semua bagian lantai rumah, melainkan pada beberapa bagian saja, seperti pada anak tangga dan di kamar tidur.
Pada anak tangga, pemakaian material kayu dikombinasikan dengan pemasangan lampu sorot di dinding yang berdampingan dengan anak tangga.
Hasilnya, pemandangan yang sangat elegan pun tercipta. Sementara di kamar tidur, lantai tekstur kayu bersanding apik dengan warna putih.
Memperkuat kesan rapi dan bersih yang diinginkan. Warna putih juga dipilih untuk tirai-tirai jendela.
Triknya, tirai-tirai jendela sengaja dipasang dari langit-langit hingga lantai untuk mendukung terciptanya kesan minimalis dan lapang.
Sst, tirai minimalis yang hadir di beberapa ruangan juga bermanfaat memberi sentuhan fleksibel terhadap sudut-sudut kaku dalam interior.
Bangunan rumah minimalis modern ala Monokroma Architect ini sangat menonjolkan desain yang bersih dan elegan.
Kontinuitas dapat dirasakan dari eksterior hingga interiornya yang konsisten menggunakan warna putih, abu-abu, dan cokelat kayu.
Menciptakan suasana yang tenang, damai, nyaman, dan dekat dengan alam. Desain seperti ini sangat efisien menyesuaikan dengan kebutuhan kaum urban.
Tertarik memiliki hunian seperti ini?
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.