Penulis
Demikian halnya dengan kawasan industri yang menghadapi sejumlah penundaan keputusan bisnis yaitu keadaan darurat, pencabutan visa kedatangan bagi warga negara asing (WNA), serta pembatasan jadwal penerbangan.
Untuk mengatasi hal ini, SSIA telah memulai tindakan berikut mengurangi risiko keuangan yakni menerapkan manajemen kas dan likuiditas secara prudent serta mengurangi pengeluaran kas pada pos?pos non?critical.
Kemudian memantau prakiraan arus kas (stress?cash flow tests) termasuk meninjau rencana keuangan dan merancang tindakan yang harus diambil untuk memitigasi risiko likuiditas.
Melakukan penyesuaian dalam aktivitas bisnis termasuk mengurangi aktivitas di sektor perhotelan serta menyiapkan rencana bisnis jika kondisi ekonomi pulih.
"Selain itu, SSIA juga berpartisipasi dalam mengurangi risiko penularan Covid-19, melalui program kerja dari rumah (WFH), meningkatkan kesehatan dan kebersihan di kantor termasuk karyawan," tuntas Erlin.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.