"Lebih banyak layanan akan disediakan oleh hotel-hotel seperti transportasi yang aman ke lokasi di luar propeti dan tur ke lokasi tujuan, sehingga pengalaman itu bersifat pribadi dan tamu merasakan jika mereka bukan bagian dari keramaian," tutur dia.
Tak hanya itu, pasca-pandemi, hotel diperkirakan akan menyediakan fasilitas untuk membuat kamar dan para tamu tetap segar, seperti pemurni ozon di lemari hingga disinfektan.
Rottet memperkirakan, dekorasi kamar akan berevolusi dan bahan tahan bakteri akan umum digunakan.
"Sudah ada tren karpet di dinding yang bisa menjadi penangkap debu dan kotoran," tuntas Rottet.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.