Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rodalink Buka Layanan Transaksi Online via WhattsApp

Kompas.com, 26 April 2020, 20:53 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaringan toko ritel sepeda, Rodalink, mendukung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, melalui pelayanan transaksi secara digital.

Kemudahan transaksi ini untuk memaksimalkan pelayanan kepada konsumen dengan memanfaatkan jejaring media sosial WhatsApp selama 24 jam.

Hal ini bertujuan memudahkan konsumen menjangkau dan berkomunikasi dengan bagian pelayanan toko mengenai produk-produk terbaru Rodalink.

Selain WhatsApp, jaringan ritel yang tersebar di Indonesia, Singapura, dan Malaysia ini juga membuka email resmi perusahaan, sambungan telepon di gerai-gerai terdekat, serta situs resmi Rodalink agar dapat diakses konsumen dengan mudah.

Meski transaksi digital terus didorong, namun Rodalink masih melayani pembelian secara offline, atau di seluruh jaringan toko Rodalink.

Baca juga: Masuk 5 Besar, Ritel Indonesia Diprediksi Stabil

Hanya, kunjungan konsumen ke gerai-gerai dibatasi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Antara lain, konsumen diwajibkan menggunakan masker wajah, dan mencuci tangan sebelum memasuki toko.

Marketing Manager Rodalink Indonesia Lucky Tantra mengatakan, Rodalink sangat mendukung pemerintah dalam menerapkan kebijakan PSBB dengan ketat.

Untuk kemudahan konsumen, Rodalink mengajurkan konsumen tetap berada di rumah dan hanya bertransaksi secara daring.

Lucky berharap, pandemi ini lekas berlalu dan kehidupan kembali berjalan normal. Termasuk kegiatan bersepeda yang baisanya dilakukan bersama-sama secara berkelompok.

Baca juga: Tiga Jaringan Ritel Ini Buka Jam Khusus Bagi Manula

“Semoga upaya pemerintah dalam melakukan percepatan penanganan wabah Covid-19 membuahkan hasil. Hal ini juga menjadi kepedulian kami untuk saling menjaga dan mengingatkan supaya memperhatikan physical distancing,” kata Lucky dalam keterangan kepada Kompas.com, Sabtu (25/4/2020).

Tips aman bersepeda selama pandemi

Bersepeda merupakan salah satu kegiatan olahraga yang bisa dilakukan selama kebijakan PSBB berlangsung.

Khusus di Jakarta, aktivitas olahraga secara mandiri di area sekitar tempat tinggal termasuk dalam pengecualian kegiatan yang dilarang selama pelaksanaan PSBB.

Hal itu tertuang dalam Pasal 13 ayat (3) Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 tahun 2020. Aturan serupa juga dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait PSBB di wilayah Bandung, Bogor, Depok dan Bekasi.

Lucky mengatakan, bersepeda masih bisa dilakukan di area komplek perumahan. Terlebih kegiatan ini sangat dianjurkan untuk orang-orang yang ingin menjaga tubuh tetap bugar.

"Karena bersepeda dapat menjaga hormon di otak seperti endorphin dan dopamine yang memungkinkan mood menjadi lebih stabil," kata Lucky.

Hanya saja, ada beberapa hal yang harus dipatuhi saat bersepeda di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya anjuran untuk bersepeda sendirian, alias solo ride.

Bersepeda sendirian atau maksimal dengan satu kawan menjadi cara aman untuk menghindarkan masyarakat dari berkumpul dengan orang banyak.

Lucky memberikan tips agar bersepeda tetap nyaman, aman, dan dapat menghindarkan diri dari potensi tertular Covid-19.

Berikut tipsnya:

1. Anda harus memastikan kondisi tubuh fit. Imbauan physical distancing juga harus tetap dilakukan jika memang aktivitas bersepeda melibatkan lebih dari dua orang.

2. Jaga jarak aman sekitar 10 meter hingga 20 meter dalam satu jalur. Namun, sebaiknya lebih aman bersepeda sendirian.

3. Untuk menekan risiko penyebaran virus Covid-19 sebaiknya menggunakan sepeda milik sendiri.

Jika menggunakan sepeda milik orang lain, Anda tidak akan tahu riwayat penggunaan sepeda tersebut.

4. Tidak dianjurkan singgah di tempat umum usai bersepeda. Lebih baik, Anda langsung pulang ke rumah, membersihkan diri, dan melakukan aktivitas bersama keluarga.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau