Tiga Penghuni Green Pramuka Jadi Tersangka, Ini Tanggapan Pengembang

Kompas.com - 14/04/2020, 16:00 WIB
Apartemen Green Pramuka City

KOMPAS.com/ARIMBI RAMADHIANIApartemen Green Pramuka City

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga penghuni Apartemen Green Pramuka City, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Sektor Cempaka Putih.

Penetapan status tersangka ini menyusul pelaporan yang dilakukan PT Duta Paramindo Sejahtera selaku pengembang apartemen yang berloaksi di Jakarta Pusat tersebut.

Ketiga warga berinisial SR, ES, dan YK, dianggap telah memfitnah pelapor.

Kasus ini berawal pada 10 September 2019 silam, paguyuban warga yang merupakan pemilik sekaligus penghuni Apartemen Green Pramuka City menyurati Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta (BPRD) untuk menanyakan perihal penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Baca juga: Kasus Acho, Apartemen Green Pramuka, dan Absennya Peran Pemerintah

Padahal warga belum memperoleh Sertifikat Satuan Rumah Susun (Sarusun) sebagai syarat penagihan PBB, walau telah lunas membayar pembelian apartemen.

Selain itu, warga juga mempertanyakan dasar hukum atas pemblokiran kartu akses yang dilakukan oleh pengelola apartemen jika menolak pembayaran PBB.

Penasihat Hukum SR, ER, dan YK, Muhammad Alfy Pratama dan Ongku Siregar menuturkan, ketiga warga dituduh melakukan Tindak Pidana Pengaduan atau Pemberitahuan Palsu atau Fitnah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 317 KUHP.

Alfy menambahkan, mereka disangka menyampaikan Pemberitahuan Palsu atau Fitnah karena surat yang dikirim ke BPRD DKI Jakarta.

"Padahal, surat tersebut berisi pertanyaan-pertanyaan yang bertujuan untuk mencari informasi dan hal tersebut sah secara hukum karena telah dijamin dalam Pasal 44 Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM," jelas Alfy kepada Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Green Pramuka City, Jakarta Timur.KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Green Pramuka City, Jakarta Timur.

Penetapan status tersangka terhadap ketiga penghuni apartemen ini menambah deretan kasus perihal hak kebebasan berpendapat warga negara.

Baca juga: Kasus Green Pramuka, Pemprov DKI Dinilai Kurang Pengawasan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X