Seperti diketahui, platform digital seperti Airbnb telah mengubah industri perhotelan. Masyarakat kini dengan mudah bisa mendapatkan akomodasi selama bepergian hanya melalui perangkat mereka.
Sebagai perbandingan, jaringan hotel Marriott membutuhkan waktu 63 tahun untuk membangun 697.000 kamar. Sementara Airbnb hanya membutuhkan waktu empat tahun untuk mencapai level tersebut.
Kesuksesan Airbnb terletak pada citra yang mereka gambarkan di situsnya. Para petugas dan tamu dapat memberikan penilaian secara langsung dan menuliskan konten menarik dalam situsnya.
Tentu saja digitalisasi adalah cara yang baru dalam menawarkan layanan dan pengalaman kepada pelanggan.
Untuk itu dibutuhkan investasi modal yang besar guna menggunakan fitur-fitur canggih tersebut.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.