Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cukup 1 Saja, 8 Jenis Tanaman Hias Ini Menyegarkan Interior Anda

Kompas.com, 24 Maret 2020, 17:00 WIB
Hilda B Alexander

Editor

3. Lidah Mertua

Siapa yang tak kenal dengan tanaman lidah mertua. Tanaman yang juga akrab disebut sanseviera ini sudah sangat populer sejak lama dan hingga sekarang masih menjadi pilihan favorit sebagai tanaman indoor.

Kepopulerannya yang langgeng tak lain karena memang tanaman lidah mertua sangat bandel. Hampir tak ada perlakuan khusus untuk merawatnya.

Bahkan, awet dalam kondisi sedikit air dan cahaya. Lebih dari itu, karakter daunnya yang vertikal seperti ular atau jilatan api merupakan daya tarik visual yang khas.

Gunakan desain pot Skandinavia untuk meningkatkan nilai estetika.

4. Biola Cantik

Memiliki nama botani ficus iyrata, tanaman biola cantik juga dikenal dengan nama ketapang biola atau ara biola.

Tanaman ini sebenarnya merupakan jenis pohon yang cukup besar. Namun, untuk keperluan interior bisa diletakkan dalam pot sehingga pertumbuhannya bisa dikontrol.

Keunggulan dari biola cantik sebagai tanaman interior adalah daunnya yang lebar membangkitkan nuansa alam bebas langsung terasa.

Keuntungan daun yang lebar juga efisien untuk memurnikan kualitas udara dalam ruangan.

Dalam hal perawatan, biola cantik cukup disiram sesekali dan diletakkan di dekat akses cahaya atau jendela agar warna daunnya tetap cerah.

5. Kaktus

Tak ada yang bisa menyangkal bahwa kaktus adalah tanaman yang minim perawatan.

Keunggulannya tidak membutuhkan air yang banyak, bahkan media tanamnya tidak boleh lembap.

Oleh karena itulah, kaktus menjadi tanaman indoor favorit bagi mereka yang sering lupa merawat atau menyiram tanaman.

Kaktus sendiri ada banyak jenisnya, dari yang ukurannya kecil sampai yang besar dan tinggi.

Anda memiliki banyak alternatif menyesuaikan bentuk kaktus yang cocok untuk tema ruangan.

Namun perlu diingat, bahwa kaktus umumnya memiliki duri, sehingga jika di rumah ada anak kecil sebaiknya berpikir ulang untuk memilih kaktus, atau mencari cara agar penempatannya aman.

6. Palem Kuning

Palem kuning (dypsis lutescens) termasuk jenis palem-paleman yang sering dipilih sebagai tanaman hias interior.

Tanaman yang biasa diletakkan dalam pot dipercaya sangat baik untuk menjaga kualitas udara ruangan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau