Kompas.com - 14/03/2020, 08:00 WIB

Namun Abdul juga menekankan agar pihak terkit seperti Satpol PP untuk turut menertibkan pengendara yang sering mangkal di ruang publik.

"Tidak bisa semua diserahkan di peraturan ruang di situ. Kami siapkan, asal peraturannya bisa dipahami. Rancangan tata ruang, dipersyaratkan bisa di mana di setiap stasun bisa parkir (ojek) online," ucap Abdul.

Sedangkan menurut Budi, pihaknya nanti akan merekomendasikan lokasi-lokasi khusus yang bisa digunakan sebagai lahan untuk pengendara ojek online.

"Dari sisi pengendalian kami akan lihat nanti kalau memang ada tempat-tempat tertentu kami akan coba rekomendasikan daerah tersebut karena memang peraturan zonasinya pasti ada," tutur Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.