Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER PROPERTI] Basuki Yakin Pusat Karantina Pulau Galang Rampung 1 Bulan

Kompas.com - 10/03/2020, 10:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.COM - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis pembangunan pusat karantina untuk fasilitas observasi dan isolasi pengendalian penyakit menular rampung dalam waktu satu bulan.

Fasilitas kesehatan tersebut dibangun di bekas Kompleks Penampungan Pengungsi Vietnam di Pulang Galang, Kepulauan Riau.

Berita ini menjadi artikel terpopuler di Kanal Properti Kompas.com pada Senin (9/3/2020).

Menurut Basuki, tahap pertama akan dirancang dua buah bangunan yang mencakup ruang observasi dan isolasi.

"Kami mulai mengerjakan land clearing sekitar dua hari untuk kemudian dibangun konstruksi fasilitas observasi dan isolasi dengan teknik modular," ujar Basuki menjawab Kompas.com.

Bagaimana detailnya? Temukan pada tautan berikut 

Baca juga: Basuki Optimistis Fasilitas Observasi dan Isolasi di Pulau Galang Rampung Satu Bulan

Berita terpopuler kedua adalah tips mendekorasi ruang tamu agar tidak terlihat buruk.

Saat mendekorasi, pemilik rumah biasanya melakukan beberapa kesalahan, antara lain memilih cat terlebih dahulu dan memilih terlalu banyak aksesoris.

Lalu, apa saja kesalahan lainnya?

Baca juga: Jangan Lakukan 4 Hal Ini Bila Tak Ingin Ruang Tamu Terlihat Buruk

Selanjutnya, berita mengenai progres konstruksi Bendungan Lau Simeme mencapai 11 persen, padahal pembangunannya sudah dikerjakan sejak tahun 2017

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kendala yang membuat lambatnya pembangunan bendungan itu adalah proses pengadaan tanah yang tersendat.

Kelak jika rampung, bendungan ini berfungsi sebagai pengendali banjir hingga pariwisata.

Baca juga: Progres Konstruksi Bendungan Lau Simeme Capai 11 Persen

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+