Aji Prasetyanti, Srikandi Tangguh di Balik Megaproyek Tol Trans-Sumatera

Kompas.com - 21/02/2020, 06:30 WIB
Direktur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur Aji Prasetyanti Dokumentasi HKIDirektur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur Aji Prasetyanti

PEKANBARU, KOMPAS.com - "Alhamdulillah. Kami akan memberikan yang terbaik. Insya Allah, target yang diberikan Pak Menteri (Basuki Hadimuljono) dapat terpenuhi".

Demikian respons Direktur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Aji Prasetyanti usai dijanjikan dana operasional menteri (DOM) oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

DOM diberikan sebagai apresiasi kepada Aji dan tim HKI jika mampu menyelesaikan pembangunan, sekaligus operasionalisasi Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) pada April 2020 mendatang.

Aji optimistis target tersebut dapat tercapai, menyusul progres konstruksi jalan bebas hambatan sepanjang 131 kilometer tersebut yang telah mencapai 90 persen. 

Baca juga: Basuki Janjikan DOM untuk Dirut HKI Jika Penuhi Target Operasional Tol Permai

"Pembebasan lahan pun sudah sekitar 99 persen. Memang ada sedikit kendala, seperti cuaca, kabut asap, dan persinggungan dengan pipa minyak dan gas serta jaringan listrik (powerline) milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI)," ungkap Aji kepada Kompas.com, di lokasi Tol Permai, Pekanbaru, Kamis (20/2/2020).

Namun, semua kendala tersebut teratasi dengan baik sehingga pekerjaan konstruksi fisik dapat dilakukan lebih cepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sosok Aji demikian menonjol di sektor konstruksi yang kadung dianggap sebagai dunia maskulin, atau ranahnya laki-laki.

Direktur Utama Hutama Karya Infrastruktur Aji PrasetyantiDokumentasi HKI Direktur Utama Hutama Karya Infrastruktur Aji Prasetyanti
Tak kurang dari 400 orang dengan mayoritas laki-laki yang dia pimpin dalam organisasi sebesar HKI. Hal ini memacunya untuk menjadi teladan.

Teladan dalam mengerjakan semua tugas dan memenuhi target tepat waktu, selalu mengaktualisasi diri dengan perkembangan informasi dan teknologi konstruksi terbaru, serta senantiasa menjaga integritas.

Tak heran, Aji kerap bekerja hingga larut malam. Pukul 00.00 WIB atau 01.00 WIB adalah tenggat waktu akhir ketika dia harus menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rutinnya pada hari kerja Senin-Jumat.

Baca juga: Basuki Pastikan Tol Pekanbaru-Dumai Siap Dilintasi Saat Mudik Lebaran

"Senin-Selasa meeting di Jakarta, hari lainnya terjun langsung ke lapangan. Dan weekend adalah waktu untuk keluarga," cetus Aji.

Kendati kerap bekerja hingga larut, tetapi Aji selalu menegaskan kepada seluruh timnya untuk bekerja cerdas, dengan cara yang tepat, efektif, dan efisien, demi menghasilkan output yang sesuai dengan target perusahaan.

Karena itulah, dia menomorsatukan komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara departemen, ataupun kantor pusat HKI dengan pemimpin proyek di lapangan.

Aji mengaku selalu menggali potensi sumber daya yang bisa berupa alat kerja, material, dan sumber daya manusia secara aktif untuk maju dan berkembang sesuai visi dan misi perusahaan.

"Target selalu bertambah dari tahun ke tahun. Ini menandakan kalau kami terus bergerak maju," ucap Aji.

Untuk diketahui, sejak tahun 2015 hingga saat ini, HKI telah menorehkan kinerja positif. HKI tercatat mencetak lonjakan laju pertumbuhan majemuk tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) hingga 143,32 persen pendapatan, serta 138 persen untuk laba bersih.

Kinerja tersebut dipengaruhi perolehan kontrak dari proyek JTTS yang diamanatkan kepada HKI, sekaligus dibarengi dengan kapabilitas HKI dalam menghasilkan pekerjaan konstruksi jalan tol yang berkualitas tinggi.

Mencintai profesi

Kondisi Tol Pekanbaru-Dumai, Kamis (20/2/2020). Tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang dirancang sepanjang 131 kilometer. Hilda B Alexander/Kompas.com Kondisi Tol Pekanbaru-Dumai, Kamis (20/2/2020). Tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang dirancang sepanjang 131 kilometer.
Perempuan kelahiran Pati, 2 Agustus 1971, ini demikian mencintai pekerjaan dan profesinya.

Bukan hanya karena disiplin ilmunya yang memang melekat pada sektor konstruksi, melainkan ingin menyaksikan Indonesia melompat lebih tinggi.

Menurut Aji, jika seluruh ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ataupun infrastruktur konektivitas lainnya terbangun, Indonesia akan mampu bersaing dengan negara-negara lain di dunia.

Baca juga: Hutama Karya Klaim Tol Permai Tak Ganggu Habitat Gajah Liar

Untuk diketahui, ibu dua anak yang masing-masing duduk di bangku kelas dua dan empat sekolah dasar ini langsung bergabung dengan PT Hutama Karya (Persero), induk usaha HKI, selepas lulus dari Fakultas Teknis Sipil Universitas Diponegoro pada 1989. 

Aji kemudian melanjutkan pendidikan strata dua, juga Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung dan menyelesaikannya pada 1996.

Tak hanya Teknik Sipil, dia juga membekali dirinya dengan pengetahuan hukum dengan mengambil gelar Master Hukum di Universitas Gadjah Mada pada 2012.

Empat tahun kemudian, Aji menempati posisi sebagai Kepala Satuan Pengawas Intern PT Hutama Karya (Persero) hingga 2017.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjanjikan satu bulan Dana Operasional Menteri (DOM) untuk Direktur Utama Hutama Karya Infrastruktur Aji Prasetyanti jika sanggup mencapai target penyelesaian dan operasional Tol Pekanbaru-Dumai pada April 2020 mendatang. Janji disampaikan Basuki saat meninjau lokasi proyek pada Kamis (20/2/2020).Dokumentasi HKI Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjanjikan satu bulan Dana Operasional Menteri (DOM) untuk Direktur Utama Hutama Karya Infrastruktur Aji Prasetyanti jika sanggup mencapai target penyelesaian dan operasional Tol Pekanbaru-Dumai pada April 2020 mendatang. Janji disampaikan Basuki saat meninjau lokasi proyek pada Kamis (20/2/2020).
Selanjutnya, dua posisi penting dia pegang selama kurun 2017-2019, yakni Kepala Wilayah II PT Hutama Karya (Persero) dan Kepala Divisi Infrastruktur PT Hutama Karya (Persero) sebelum akhirnya menjadi pemuncak HKI.

Kendati baru didirikan pada 2015, HKI langsung mengemban tugas berat dan penting yang diberikan induk usaha untuk membangun JTTS.

HKI tercatat telah menyelesaikan JTTS ruas Palembang-Indralaya sepanjang 22 kilometer, ruas Medan-Binjai Seksi 2 dari Helvetia ke Sei Semayang sepanjang 6 kilometer, dan Seksi 3 dari Sei Semayang ke Binjai sepanjang 4,5 kilometer.

Saat ini HKI tengah membangun JTTS ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer, serta ruas Padang-Sicincin sepanjang 36 kilometer.

Di samping itu, HKI juga sudah memperoleh kontrak baru untuk pembangunan JTTS ruas Pekanbaru-Bangkinang, ruas Indralaya-Prabumulih, serta ruas Bengkulu-Taba Penanjung.

"Cintailah profesimu, apa pun itu, niscaya akan membuahkan hasil yang sesuai harapan," tuntas Aji.

Saksikan video Tol Pekanbaru-Dumai:




Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X