Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

E-BSPS Memungkinkan Proses Verifikasi Bantuan Rumah Hanya 15 Menit

Kompas.com - 09/02/2020, 12:48 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam mengembangkan aplikasi e-BSPS yang digunakan untuk memantau jalannya program BSPS, Kementerian PUPR telah melakukan uji coba di sembilan Kabupaten/Kota tahun 2019 lalu.

Dari uji coba tersebut, beberapa fasilitator program BSPS dapat melakukan verifikasi sekitar 15 menit yang biasanya memakan waktu 30 menit hingga 1 jam.

Uji coba dilakukan di Makassar, Serang, Yogyakarta, Banten, dan Jawa Tengah. Sekarang rata-rata setiap fasilitator dapat melakukan verifikasi untuk satu rumah hanya 15 menit.

Baca juga: Pantau Perumahan Swadaya, Kementerian PUPR Luncurkan Aplikasi E-BSPS

Demikian Kasubdit Pelaksanaan Bantuan Stimulan Direktorat Rumah Swadaya Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Fitrah Nur dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Jumat, (7/2/2020).

Fitrah menambahkan, fitur yang muncul di aplikasi tersebut antara lain, dashboard penilaian rumah tidak layak huni maupun kegiatan bedah rumah. Aplikasi e-BSPS pun juga bisa digunakan saat offline.

“Jadi fasilitator yang bertugas di daerah yang tidak ada signal tetap bisa pakai (secara offline) sampai ada signal lalu dimasukkan ke server,” terang Fitrah.

Baca juga: Kementerian PUPR Minta Pemda Duplikasi Bantuan Perumahan Swadaya

Para fasilitator program BSPS pun dapat memantau dokumentasi progres pembangunan rumah kepada Kementerian PUPR mulai 0 hingga 100 persen.

Langkah sederhana pengecekan progres perumahan yang dibangun tersebut akan dimulai oleh masyarakat penerima bantuan

Menurut Fitrah, Kementerian PUPR juga memantau hasil pembangunan yang dilakukan oleh fasilitator di lapangan.

“Kami mengembangkan aplikasi ini guna monitoring hasil pembangunan di lapangan," kata Fitrah.

Jadi, para pimpinan Kementerian PUPR baik Direktur dan Dirjen bisa memonitor fasilitator, progres penerima bantuannya serta melihat hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh mereka sesuai dengan koordinatnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kediri: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com