Tol Probowangi Terhambat Lahan dan Perubahan Kepemilikan Saham

Kompas.com - 04/02/2020, 17:53 WIB
Lokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi. Dokumentasi PT Jasamarga Probolinggo BanyuwangiLokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Pendanaan untuk pembebasan lahan Jalan Tol Probowangi ini berasal dari empat bank, yakni BNI, BRI, BCA, dan Bank Mandiri. Masing-masing institusi perbankan tersebut mengucurkan Rp 630 miliar.

Kredit sindikasi dana talangan tanah ini merupakan kredit tahap awal dari total Rp 4,7 triliun yang direncanakan untuk proses pembebasan lahan Tol Probowangi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi saat mudik dan balik Lebaran tahun 2020 ini, imbuh Hari, Tol Probowangi belum dapat melayani masyarakat.

Adapun untuk perubahan kepemilikan saham, Hari menyebut masih dalam proses pembahasan. 

Namun demikian meski ada pemegang saham baru, dia memastikan PT Jasa Marga (Persero) Tbk masih memegang porsi mayoritas.

Adapun kompoisisi sebelum perubahan tercatat, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengempit kepemilikan 94,66 persen, PT Waskita Toll Road 0,34 persen, dan PT Brantas Abipraya (Persero) sebesar 5 persen.

Dengan perubahan ini, kemungkinan PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan mendapatkan 51 persen.

"Kalau proses sudah selesai, saya kabari secepatnya," cetus Hari.

Dalam catatan Kompas.com, investor baru tersebut adalah China Communications Construction Indonesia (CCCI).

CCCI dan Jasa Marga telah menandatangani Head of Agreement (HoA) kerja sama investasi  yang merupakan hasil fasilitasi pembiayaan investasi non-anggaran pemerintah (PINA) di bawah Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Jalan Tol Probowangi sendiri terbagi menjadi tiga seksi, yaitu Seksi I di Wilayah Probolinggo (31,2 kilometer), Seksi II di Wilayah Situbondo (109 kilometer), dan Seksi III di Wilayah Banyuwangi (31,8 kilometer).

Di sepanjang jalurnya terdapat 7 simpang susun (SS). Ketujuhnya adalah SS Kraksaan (Sta 6+527), SS Paiton (Sta 22+280), SS Besuki (Sta 44+173), SS Situbondo (Sta 87+655), SS Asembagus (Sta 105+302), SS Bajulmati (Sta 148+908), dan SS Ketapang (Sta 170+362).

Selain itu, dilengkapi dengan overpass 162 buah, underpass 3 buah, jembatan 36 buah, dan Jalan Penyeberangan Orang (JPO) 45 buah.

Ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi menjadi titik akhir jaringan Jalan Tol Trans-Jawa dengan masa konsesi 35 tahun dan menelan dana investasi Rp 23,3 triliun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.