Pesan Basuki kepada Penyedia Jasa: Kerjakan Proyek Sesuai Kontrak

Kompas.com - 30/01/2020, 20:00 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono  pada acara Entry Meeting Atas Pemeriksaan Laporan Keuangan T.A 2019 pada Entitas di Lingkungan Auditoriat Keuangan Negara (AKN) IV, di Auditorium BPK, Senin (6/1/2020).
Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono pada acara Entry Meeting Atas Pemeriksaan Laporan Keuangan T.A 2019 pada Entitas di Lingkungan Auditoriat Keuangan Negara (AKN) IV, di Auditorium BPK, Senin (6/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berpesan kepada para penyedia jasa untuk mengerjakan proyek sesuai dengan kualifikasi.

"Setelah tanda tangan kontrak berarti kita satu tim, berarti kita berada pada satu kapal untuk membangun apa yang sudah ada dalam kontrak," kata Basuki di Bandung, Rabu (29/1/2020).

Basuki juga mengingatkan para penyedia jasa dan para petugas di Kementerian PUPR bekerja sama untuk menyelesaikan berbagai proyek yang telah ditandangani.

Ia memiliki pesan khusus bagi penyedia jasa yang mendapatkan kontrak untuk mengerjakan pembangunan sekolah.

Baca juga: Basuki Tegaskan, Banjir Jakarta Tanggung Jawab Bersama

"Khususnya saya pesan pada yang mendapatkan kontrak untuk pembangunan sekolah. Sekolah ini untuk anak-anak kita. Jangan sembarangan mengerjakan itu," ucap Basuki.

Sebagai informasi, pada hari Rabu telah dilakukan penandatanganan 100 paket pekerjaan secara simbolis senilai Rp 4,8 triliun dari total sekitar 1.300 proyek infrastruktur di seluruh Indonesia.

Adapun Kementerian PUPR mendapatkan alokasi dana pembangunan infrastruktur tahun 2020 senilai Rp 120 triliun.

Basuki menambahkan, 98 persen atau sekitar Rp 93 triliun di antaranya akan dibelanjaan secara kontraktual. Dana tersebut telah dibagi ke dalam 7.426 paket pekerjaan.

Menurutnya, pelaksanaan tender sudah dilakukan sejak tanggal 6 November 2019. Kemudian hingga tanggal 29 Januari 2020, sebanyak 3.086 paket pekerjaan telah terikat kontrak.

Adapun nilainya mencapai Rp 36,2 triliun atau sebesar 48 persen dari total anggaran.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X