Proyek Rumah Sakit Corona Dikebut, Siaran Langsungnya Raup Jutaan Penonton

Kompas.com - 30/01/2020, 06:30 WIB
Progres konstruksi Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (27/1/2020). www.scmp.comProgres konstruksi Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (27/1/2020).

KOMPAS.com - Demi mengejar target operasional pada tanggal 3 dan 5 Februari 2020, pembangunan Rumah Sakit Khusus Pasien Corona Leishenshan dan Huoshenshan di Wuhan, Provinsi Hubei, China, terus dikebut.

Hal ini menyusul meningkatnya angka kematian dan korban terinfeksi yang tercatat 132 korban meninggal dunia, dan 6.056 terkonfirmasi kena virus corona di seluruh China.

Rumah Sakit Khusus Pasien Corona Leishenshan dan Huoshensan adalah bagian dari upaya pihak Pemerintah China untuk melokalisasi virus corona, termasuk menutup akses di lebih dari selusin kota di Provinsi Hubei.

Baca juga: Kabar Bangunan Pertama Rumah Sakit Corona Wuhan Dianggap HOAKS

Digenjotnya pembangunan kedua rumah sakit dengan kapasitas total 2.300 tempat tidur tersebut menjadi perhatian dunia.

Jutaan orang menyaksikan langsung proses konstruksi rumah sakit ini, mengalahkan program selebritis mana pun tahun ini.

South China Morning Post melaporkan, televisi pemerintah China, CCTV, yang menyiarkan secara langsung proses pembangunan kedua rumah sakit tersebut, meraup 18 juta penonton, pada Selasa (27/1/2020).

Bandingkan dengan 27,3 juta pemirsa yang menyaksikan secara langsung parade militer Hari Nasional di Tencent Video, sebuah ekstravaganza yang direncanakan dan diatur oleh Tentara Pembebasan Rakyat.

Terang saja, hal ini menstimulasi warganet untuk memberikan pujian sekaligus kritik terhadap proyek konstruksi kedua rumah sakit tersebut.

 Baca juga: [REAL TIME - LIVE] - Pantau Sebaran Virus Corona di Sini

Namun, sebagian besar komentar warganet menunjukkan empati tinggi terhadap Wuhan.

“Kami bersamamu, Wuhan! Bertahanlah di sana, semuanya akan lebih baik!," tulis warganet dari Guizhou, China Selatan.

Kota-kota lain, termasuk Zhengzhou di Provinsi Henan tengah dan Dongguan di Provinsi Guangdong Selatan, juga bergegas membangun rumah sakit sementara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X