Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kabar Bangunan Pertama Rumah Sakit Corona Wuhan Dianggap HOAKS

Kompas.com, 29 Januari 2020, 12:35 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Sumber BuzzFeed

KOMPAS.com - Berita tentang cepatnya progres pembangunan Rumah Sakit Khusus Pasien Corona, Huoshenshan, di Wuhan, China, memasuki babak baru.

Bukan karena rumah sakit tersebut telah selesai dibangun, dan beroperasi dalam hitungan hari, dan pekan, melainkan kabar hoaks yang menyertainya.

Disinformasi coronavirus dianggap telah menyebar secara online sejak berita tentang virus tersebut pecah.

Baca juga: Hanya 6 Hari, Target Wuhan Bangun Rumah Sakit Corona

Banyak pihak yang kemudian menyebarkan berita keliru, termasuk teori konspirasi yang tidak berdasar, video yang tidak diverifikasi, dan jumlah palsu pasien terinfeksi yang dikonfirmasi.

Bahkan, media milik Pemerintah China dan seorang pejabat pemerintah pun dianggap telah menyebarkan gambar dan berita palsu mengenai progres pembangunan rumah sakit khusus pasien corona di Wuhan, China.

Adalah Jane Lytvynenko, jurnalis BuzzFeed News yang menulis bahwa Media Pemerintah dan Pejabat Kementerian Luar Negeri China Lijian Zhao telah menyebarkan gambar dan berita tidak benar.

Mereka mengklaim gambar yang mereka sebar adalah bangunan rumah sakit yang baru saja dibangun.

Padahal, menurut Jane, gambar tersebut ternyata palsu. Gambar sebenarnya merupakan bangunan apartemen modular yang berlokasi lebih dari 600 mil jauhnya dari Wuhan, yakni di Qingdao.

"Gambar apartemen modular ini mereka ambil dari listing portal properti online," kata Jane.

Foto di luar konteks tersebut diunggah dan dibagikan pertama kali oleh akun Tweeter resmi Global Times dan People's Daily yang terverifikasi.

Tangkapan layar tweeter Lijian Zhao mengenai gambar Rumah Sakit Pasien Corona Wuhan, China.BuzzFeedNews Tangkapan layar tweeter Lijian Zhao mengenai gambar Rumah Sakit Pasien Corona Wuhan, China.
Keduanya merupakan media milik Pemerintah China. Cuitan tersebut kemudian diunggah ulang oleh Lijian Zhao yang menjabat sebagai wakil direktur jenderal departemen informasi di Kementerian Luar Negeri China.

Zhao diketahui telah menyebarkan disinformasi pada masa lalu dan dikenal karena troll anti-AS-nya.

Global Times terbukti menerbitkan sebuah artikel, dan diarsipkan dengan menggunakan Mesin Wayback Internet Archive, yang menampilkan foto tersebut.

Gambar palsu itu kemudian menyebar setelah video yang menunjukkan pembangunan dengan proses sangat cepat sebuah rumah sakit baru di Wuhan menjadi viral di seluruh jaringan media sosial.

Baca juga: VIDEO: Bagaimana Wuhan Bangun Rumah Sakit Corona Cuma 6 Hari?

Bloomberg juga melaporkan, bahwa China berencana membangun rumah sakit dalam seminggu. Rumah sakit itu kabarnya dirancang dengan kapasitas 1.500 tempat tidur.

Cuitan dari Global Times dan Zhao diklaim sebagai tampilan bangunan pertama yang sudah jadi dari Rumah Sakit Huoshenshan.

"Artikel Global Times menampilkan gambar palsu yang menghubungkan foto itu dengan platform media sosial China, Weibo," kata Jane.

Hingga berita ini diturunkan, mengutip New York Times, China telah melaporkan lebih dari 80 kematian dan hampir 4.000 terinfeksi virus corona.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau