Kontrak Massal 1.300 Proyek Infrastruktur Resmi Diteken

Kompas.com - 29/01/2020, 18:19 WIB
Presiden Joko Widodo menyaksikan penandatanganan kontrak pekerjaan kontrak paket pekerjaan di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rabu (29/1/2020). KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTIPresiden Joko Widodo menyaksikan penandatanganan kontrak pekerjaan kontrak paket pekerjaan di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rabu (29/1/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Usai meresmikan Terowongan Nanjung, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan penandatanganan massal kontrak pekerjaan proyek infrastruktur di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Di sela-sela penandatanganan, Presiden berkeliling, menyapa dan berbincang dengan para penyedia jasa konstruksi.

Baca juga: Rabu Ini, Kontrak Massal 1.300 Proyek Infrastruktur Ditandatangani

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengapresiasi langkah Kementerian PUPR. Dengan adanya kegiatan lelang dini, maka pekerjaan di lingkup lembaga tersebut dapat dilakukan segera pada awal tahun.

"Saya sangat menghargai dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan. Artinya anggaran modal yang ada di Kementerian PUPR bisa dilaksanakan programnya awal tahun ini," ucap Jokowi di Bandung, Rabu (29/1/2020).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan, pada hari ini telah dilakukan penandatanganan 100 paket pekerjaan secara simbolis senilai Rp 4,8 triliun dari total 1.300 proyek infrastruktur di seluruh Indonesia.

Menurut Basuki, institusi yang ia pimpin mendapatkan dana alokasi pembangunan infrastruktur tahun 2020 sebesar Rp 120 triliun. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 98 persen akan dibelanjakan secara kontraktual.

"Sebanyak 98 persen akan dibelanjaan secara kontraktual atau sekitar Rp 93 triliun, yang telah dibagi ke dalam 7.426 paket pekerjaan," kata Basuki.

Basuki menambahkan, pelaksanaan tender sudah dilakukan sejak tanggal 6 November 2019. Kemudian hingga tanggal 29 Januari 2020, sebanyak 3.086 paket pekerjaan telah terikat kontrak.

Adapun nilainya mencapai Rp 36,2 triliun atau sebesar 48 persen dari total anggaran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X