Jalan Pintas Dibangun, Denpasar-Singaraja Hanya 1,5 Jam

Kompas.com - 22/01/2020, 22:44 WIB
Pembangunan jalan pintas dari ruas Mengwitani-Singaraja sepanjang 12,76 kilometer di Bali. facebook.com/NagunSatKerthiLokaBali/Pembangunan jalan pintas dari ruas Mengwitani-Singaraja sepanjang 12,76 kilometer di Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) tengah membangun jalan pintas di Mengwitani-Singaraja sepanjang 12,76 kilometer. 

Jalan pintas dibangun untuk menghubungkan sektor pariwisata di Bali, khususnya kawasan Bali bagian Selatan dan Utara.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan pintas yang menghubungkan Kota Denpasar ke Singaraja tersebut sangat dibutuhkan karena jalan eksisting dalam kondisi sempit dan berkelok-kelok.

Jalan pintas tersebut akan dibangun di 10 lokasi. Titik 1 sampai 4 dibangun di wilayah Kabupaten Tabanan, sedangkan titik 5 sampai 10 dibangun di Kabupaten Buleleng.

Baca juga: Kunjungan Turis China ke Bali Anjlok, Indonesia Berharap pada Eropa

"Dari 10 lokasi diprioritaskan yang titik 5 dan 6, karena ada 15 kelokan dengan shortcut jadi hanya 5 kelokan. Selain itu, tanjakannya 10 -15 derajat sehingga kerap macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebih landai tingkat kemiringannya menjadi 6 derajat," ujar Basuki.

Saat ini, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII telah menyelesaikan pembangunan jalan pintas di 4 lokasi yakni titik 3, 4, 5, 6 dan sudah dibuka untuk umum pada Tahun Baru 2020.

Pembangunan jalan pintas dari ruas Mengwitani-Singaraja sepanjang 12,76 kilometer di Bali. facebook.com/NagunSatKerthiLokaBali Pembangunan jalan pintas dari ruas Mengwitani-Singaraja sepanjang 12,76 kilometer di Bali.

Pembangunan jalan pintas 3 dilakukan sepanjang 480 meter dengan alokasi anggaran Rp 12,1 miliar.

Sementara jalan pintas 4 dikerjakan sepanjang 1.096 meter, dilengkapi dua jembatan masing-masing 198 meter dan 287 meter dengan dana pembangunan Rp 116,2 miliar.

Sedangkan konstruksi jalan pintas 5 dan 6 dilakukan dengan anggaran tahun jamak 2018-2019 senilai Rp 140,6 miliar untuk pembangunan 1.740 meter dan jembatan 210 meter.

Kepala BBPJN VIII Ahmad Subki menyebutkan, dengan selesainya shortcut 3, 4, 5, dan 6 akan memangkas waktu tempuh dari batas kota Singaraja sampai Mengwitani.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Konstruksi
Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X