Penipuan Properti Syariah, YLKI: Cabut Izin Usaha Pengembangnya

Kompas.com - 04/12/2019, 14:41 WIB
Jejak pembangunan perumahan syariah Pesona Darussalam Residence hanya tersisa siring (selokan) yang dibangun setelah land clearing pada 2014 lalu. Perumahan syariah yang dikembangkan PT ARM Citra Mulia ini diduga penipuan berkedok perumahan syariah. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAJejak pembangunan perumahan syariah Pesona Darussalam Residence hanya tersisa siring (selokan) yang dibangun setelah land clearing pada 2014 lalu. Perumahan syariah yang dikembangkan PT ARM Citra Mulia ini diduga penipuan berkedok perumahan syariah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus penipuan sekaligus modus penggelapan uang berkedok properti syariah kembali membuat geger masyarakat.

Aksi PT ARM Citra Mulia selaku pengembang properti syariah telah memakan korban sebanyak 270 orang.

Saat ini polisi telah meringkus sebanyak empat tersangka dari PT ARM Citra Mulia. Di antaranya berinisial AD, MAA, MMD, dan SM.

Aksi penipuan tersebut nyatanya telah berlangsung selama empat tahun, yakni dari tahun 2015 hingga 2019.

Modus penipuan yang dilakukan para tersangka awalnya dengan menunjukkan lokasi-lokasi perumahan menggunakan brosur serta iklan di internet.

Baca juga: Ternyata, Developer Syariah Penipu Warga Tak Terdaftar di Kementerian PUPR

Namun, sejak tahun 2015 perumahan syariah tersebut tak kunjung dibangun. Pengembang pun tidak menunjukkan tanda-tanda berada di lokasi. 

Hingga pada akhirnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib untuk menuntaskan kasus ini. 

Menanggapi hal tersebut, Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembanga Konsumen Indonesia ( YLKI) Rio Priambodo mengatakan Pemerintah untuk lebih responsif dan meningkatkan pengawasan terkait bisnis baru dengan konsep perumahan syariah.

"Pemerintah harus segera mencabut izin usaha pengembang perumahan syariah yang bermasalah dengan para konsumen,"tegas Rio kepada Kompas.com, Rabu (4/12/2019).

Selain itu, Rio juga mengingatkan konsumen untuk lebih waspada terhadap promosi pelaku usaha yang menawarkan perumahan dengan konsep syariah.

Konsumen juga diharapkan juga cermat dan teliti serta mempelajari lebih dalam bisnis perumahan syariah sampai pada tingkat perjanjiannya.

Lepas dari itu, menurut Rio, hingga saat ini belum ada korban PT ARM Citra Mulia yang melakukan pengaduan kepada YLKI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Crown Group Raup Rp 65 Miliar dari Penjualan Apartemen Artis

Apartemen
[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

[POPULER PROPERTI] Komisi III DPRD Bandar Lampung Bakal Panggil Ciputra Group

Berita
Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Tarif Tol BORR Simpang Yasmin-Semplak Naik Mulai 30 Januari

Berita
Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Hingga Januari, Indonesia Punya 2.342 Kilometer Jalan Tol Operasional

Berita
Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Pemerintah Ungkap Divestasi 9 Ruas Tol karena Waskita Kesulitan Likuiditas

Berita
Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Bel Rumah Pintar, Cegah Tamu Tak Diundang

Arsitektur
Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Bongkar Muat Peti Kemas Dongkrak Bisnis Pelindo 1 Sepanjang 2020

Kawasan Terpadu
Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Jaringan Ritel Keramik Malaysia Buka Gerai Pertama di Indonesia

Ritel
Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Sungai Cakung Direstorasi, Biayanya Ditanggung Pengembang Grand Kota Bintang

Berita
Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Basuki Ancam Bongkar Grand Kota Bintang jika Pengembang Langgar Tata Ruang

Perumahan
Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Pemerintah Siapkan Rp 51,35 Triliun Bangun Jalan dan Jembatan

Berita
Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Bikin Banjir Underpass Kalimalang, Pengembang Grand Kota Bintang Kena Sanksi Restoratif

Berita
Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Roatex Hongaria Keluar sebagai Pemenang Tender Transaksi Tol Berbasis MLFF

Berita
Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Sepanjang 2020, Jalan Tol Terbangun di Indonesia Capai 246 Kilometer

Berita
'Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group'

"Gunung Dikeruk, Lembah Ditimbun, Tak Ada Resapan Air, Kami Akan Panggil Ciputra Group"

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X