Desain Karpet Maroko Berbicara di Warsawa

Kompas.com - 18/11/2019, 12:27 WIB
Aura Bar di Warsawa, Polandia gunakan unsur Maroko deezen.comAura Bar di Warsawa, Polandia gunakan unsur Maroko

JAKARTA, KOMPAS.comKarpet bermotif berat dari Maroko dan perlengkapan kuningan membentuk interior yang mewah untuk koktail bar di Warsawa, Polandia. Desain interior bar ini dirancang oleh arsitek Kacper Gronkiewicz.

Terletak di lantai dasar bekas rumah petak yang dibangun pada abad ke-19, 'Aura' berada di sebidang sudut kecil di pusat kota Warsawa.

Baca juga: Akhirnya, Setelah 8 Tahun Raffles City Pun Dibuka

Aura diambil namanya dari istilah Latin yang berarti emas, aurum, dan juga merupakan referensi yang longgar untuk warna minuman berbasis alkohol yang disajikan di sana.

Untuk membawa unsur emas ke dalam interior, arsitek berbasis lokal Kacper Gronkiewicz, memasang berbagai perlengkapan kuningan yang berbeda di seluruh ruang seperti rak, meja tinggi, dan lampu ramping bergaya tiang yang menjuntai dari langit-langit sampai bawah dan semua materialnya terbuat dari logam.

Aura Bar di Warsawa, Polandia gunakan unsur Maroko.deezen.com Aura Bar di Warsawa, Polandia gunakan unsur Maroko.

Kuningan juga telah digunakan untuk membuat bagian atas permukaan yang tebal dari konter minuman, yang bertengger di atas dasar marmer yang tidak cocok, dan untuk melapisi dinding belakang bar.

Gronkiewicz terinspirasi oleh karpet dari Maroko lainnya, terutama pasar yang ramai di negara tersebut dan Taman Majorelle di Marrakesh yang menampilkan dinding dan air mancur yang dicat dengan warna biru yang intens.

Cat biru kobalt yang serupa telah diterapkan di dinding toilet, terletak di bagian belakang dinding berkarpet, serta dapat melalui pintu berbentuk lengkung.

Warna biru beludru ini juga digunakan untuk menutupi tempat duduk bermata kerang yang terselip di jendela depan.

Baca juga: LAVA Desain LIFE Berkonsep Bebas Karbon

Selain itu, Warna merah hangat juga dapat ditemukan di karpet bergema di lantai dan kursi bar.

Untuk mengoptimalkan ruang, Gronkiewicz menciptakan sistem lubang di lantai di mana tabel khusus dapat ditempatkan dan diatur di berbagai ketinggian.

Sistem lubang juga memungkinkan ruang untuk memiliki tata letak yang berbeda dan memenuhi fungsi yang berbeda sepanjang hari.

Selama pagi dan sore bar dapat menjadi sebuah kafe, sedangkan di malam hari dapat berfungsi sebagai bar koktail maupun tempat konser kecil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X